0 menit baca 0 %

Guru MAN 1 Dumai Verifikasi Kisi-Kisi Dan Soal UM

Ringkasan: Dumai (Inmas) - Dalam rangka mempersiapkan ujian madrasah yang tidak lama lagi akan dihadapi oleh peserta didik kelas XII, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai melakukan kegiatan Verifikasi dan Validasi kisi-kisi dan soal Ujian Madrasah (UM).Kegiatan dihadiri Kepala Madrasah Harianto, MA, Kaur...

Dumai (Inmas) - Dalam rangka mempersiapkan ujian madrasah yang tidak lama lagi akan dihadapi oleh peserta didik kelas XII, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai melakukan kegiatan Verifikasi dan Validasi kisi-kisi dan soal Ujian Madrasah (UM).

Kegiatan dihadiri Kepala Madrasah Harianto, MA, Kaur TU H. Nasrun, S,.Sos dan dewan guru MAN 1 Dumai. Juga Hadir, Pengawas Madrasah Kemenag Dumai, Drs. H. Ismail Abas, MA. Selasa (09/03/2021) di Madrasah setempat.

Dalam sambutannya, Pengawas Madrasah H. Ismail Abas, mengatakan bahwa Kementerian Agama memastikan bahwa Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) ditiadakan. Kebijakan ini ditujukan untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19.

Sebagai penggantinya, tambah H. Ismail Abas, Kementerian Agama telah mengeluarkan regulasi baru dalam penyelenggaraan Ujian Akhir bagi siswa madrasah. Ujian akhir ini disebut sebagai Ujian Madrasah.

โ€œUjian madrasah merupakan ujian akhir program yang dilaksanakan pada siswa kelas akhir pada setiap jenjang madrasah dari tingkat MI, MTs, dan MA,โ€ papar H. Ismail Abas.

Sementara itu, Kepala Madrasah Harianto, MA mengatakan, Pelaksanaan ujian madrasah agak berbeda dengan UAMBN. Jika soal UAMBN dibuat oleh Kementerian Agama Pusat, penyusunan soal Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 ini diserahkan pada masing-masing madrasah.

Pelimpahan penyusunan soal Ujian Madrasah kepada masing-masing madrasah menuntut guru untuk mengupgrade kemampuannya dalam menyusun soal yang berkualitas.

Kaitannya dengan itu, hari ini melalui pendampingan Pak Pengawas Madrasah, kami melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi sebagai tindak lanjut dari pembuatan kisi-kisi dan soal Ujian Madrasah (UM).

Diharapkan kegiatan ini akan menghasilkan butir-butir soal UM yang berkualitas sehingga bisa mengukur kompetensi peserta didik untuk dijadikan sebagai salah satu dasar penentuan kualitas lulusan madrasah kedepan, ujarnya. (Arief)