0 menit baca 0 %

Guru MTs Negeri 3 Siak Hadiri Pertemuan PGRI di Bungaraya

Ringkasan: Siak (Kemenag) Guru-guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 3 Siak kembali menunjukkan keaktifannya dengan mengikuti pertemuan yang ditaja oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Bungaraya di Aula Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bungaraya, Jumat (11/10/2024).

Siak (Kemenag) – Guru-guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 3 Siak kembali menunjukkan keaktifannya dengan mengikuti pertemuan yang ditaja oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Bungaraya di Aula Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bungaraya, Jumat (11/10/2024). Adapun guru-guru tersebut yaitu Hasnah Dewati, Sri Murni, Feri Anggriawan dan Anwar Luthfi.

Rangkaian acara dalam pertemuan PGRI ini diawali dengan pembacaan surat Yasin bersama dan dilanjutkan dengan ceramah agama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pada kesempatan ini, ceramah agama disampaikan oleh Penghulu pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sabak Auh, Ustadz Ihsan Taufik Ramli.

Dalam ceramahnya, Ihsan Taufiq menyampaikan betapa pentingnya untuk menjadikan Rasulullah Muhamad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. “Nabi Muhammad SAW adalah teladan bagi umat manusia, melalui perilaku dan ucapannya, Beliau telah memberikan contoh bagaimana menjalani kehidupan yang penuh makna, baik dalam urusan pribadi, keluarga, masyarakat maupun kepemimpinan.” Ujar Ihsan Taufiq.

Selain itu, Ihsan Taufiq juga menekankan agar seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan tanpa memandang ras, agama maupun adat istiadat serta menjaga ukhuwah islamiyah. “Menjaga hubungan baik diantara sesama kita yang berbeda suku, ras, agama dan adat istiadat merupakan jalan untuk mewujudkan keharmonisan dan memperkuat persatuan umat Islam. Persaudaraan ini menjadi karakter yang melekat pada diri seorang mukmin untuk membangun generasi penerus bangsa.” Imbuhnya.

Ditemui usai pertemuan, Hasnah Dewati menjelaskan bahwa melalui kegiatan pertemuan PGRI ini diharapkan akan tercipta dan terjaga semangat persatuan dan kebersamaan dikalangan guru serta menjadi motivasi untuk terus mendidik putra-putri bangsa dengan penuh tanggung jawab dan cinta seperti yang diajarkan sang suri tauladan, Rasulullah Muhammad SAW. “laqod kaana lakum fi rasulillahi uswatun hasanah.” Pungkasnya. (Humas MTs N 3 Siak/ Ys/NA)