0 menit baca 0 %

Guru MTsN 2 Kampar Lakukan Diseminasi Pelatihan Metodologi Pembelajaran Berbasis Cinta

Ringkasan: Kampar  ( Kemenag ) Tiga orang guru MTsN 2 Kampar berbagi ilmu dan pengalaman melalui kegiatan diseminasi hasil pelatihan metodologi pembelajaran berbasis cinta, yang mereka ikuti sebelumnya melalui program pelatihan yang ditaja oleh LOKA Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid (kombinas...

Kampar  ( Kemenag )— Tiga orang guru MTsN 2 Kampar berbagi ilmu dan pengalaman melalui kegiatan diseminasi hasil pelatihan metodologi pembelajaran berbasis cinta, yang mereka ikuti sebelumnya melalui program pelatihan yang ditaja oleh LOKA Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid (kombinasi online dan offline), dengan pelaksanaan luring bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar.

Adapun ketiga guru yang menjadi peserta pelatihan tersebut adalah: 1. Maniarti, S.Pd, 2. Sheli Zuriyati, S.Pd, 3. Rina Fitri, S.Pd.I

Dalam sesi diseminasi yang dilangsungkan di hadapan majelis guru MTsN 2 Kampar, para peserta pelatihan menyampaikan materi terkait pendekatan pembelajaran yang menekankan kasih sayang, empati, dan relasi yang positif antara guru dan siswa. Metodologi ini mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam interaksi pembelajaran, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, nyaman, dan penuh makna.

Kepala MTsN 2 Kampar, Drs. Masnur, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap ketiga guru yang telah mengikuti pelatihan dan bersedia menyebarluaskan ilmunya.

 “Saya sangat mengapresiasi upaya para guru yang telah mengikuti pelatihan ini dan berbagi kepada rekan-rekan di madrasah. Metodologi pembelajaran berbasis cinta ini sangat relevan dengan kebutuhan zaman. Kita ingin menciptakan pembelajaran yang bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menyentuh hati dan membentuk karakter siswa,” ungkap Masnur 

Selanjutnya Masnur menambahkan bahwa madrasah harus terus beradaptasi dengan pendekatan-pendekatan baru dalam dunia pendidikan, apalagi yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penerapan pembelajaran yang lebih humanis di MTsN 2 Kampar. Dengan guru-guru yang terus belajar dan berkembang, madrasah diyakini mampu menjadi tempat tumbuhnya generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat dalam nilai-nilai spiritual. ( Fatmi/Hms MTsN 2 )