0 menit baca 0 %

Guru PAI Inhu Resmi Dikukuhkan, Wujudkan Tenaga Pendidik Profesional dan Berintegritas

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik Pendidikan Agama Islam (PAI), perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menghadiri kegiatan Yudisium dan Pengukuhan PPG Dalam Jabatan Batch 1 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN Fatmawati Sukarno...


Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik Pendidikan Agama Islam (PAI), perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menghadiri kegiatan Yudisium dan Pengukuhan PPG Dalam Jabatan Batch 1 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada Kamis (25/09/2025). Kegiatan tersebut menjadi momen penting bagi para guru asal Kabupaten Indragiri Hulu yang telah menuntaskan program sertifikasi profesi pendidik berbasis kompetensi.

Kehadiran rombongan dari Kemenag Inhu dipimpin oleh Kasubbag Tata Usaha, Ehirdamri, bersama Kasi PAI Sekolah, Rajuki Ridwan, serta para pengawas PAI, Bahrudin, Nurmiati, dan Ermita. Dalam kesempatan itu, mereka juga melakukan prosesi pengalungan medali sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para guru yang telah berhasil menyelesaikan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan.

Ehirdamri dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan para guru PAI ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga merupakan prestasi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Indragiri Hulu.

“Guru-guru yang telah menyelesaikan PPG adalah aset penting bagi kemajuan pendidikan Islam. Mereka tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik dan profesional yang mumpuni untuk mencetak generasi berakhlak mulia,” ujarnya.

Sementara itu, Rajuki Ridwan menambahkan bahwa dukungan Kemenag terhadap pelaksanaan PPG sejalan dengan visi peningkatan mutu pendidikan agama di sekolah umum. “Kami berharap setelah pengukuhan ini, para guru mampu menjadi motor penggerak pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Keberadaan mereka sangat berpengaruh dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi simbol sinergi antara lembaga pendidikan tinggi keagamaan dan pemerintah daerah dalam menyiapkan guru-guru PAI yang profesional dan berdaya saing. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama peserta didik yang akan memperoleh pembelajaran agama yang lebih inspiratif, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman.

Secara tidak langsung, keberhasilan para guru ini turut memperkuat peran Kabupaten Indragiri Hulu sebagai salah satu daerah yang aktif mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan agama. Dengan demikian, pengukuhan ini bukan hanya penutup sebuah proses akademik, melainkan juga awal dari tanggung jawab baru dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berintegritas dan berkualitas di tengah masyarakat.

(Reski)