0 menit baca 0 %

Guru PAI Pekanbaru Siap Hadapi ANLDB 2025, KKG Gelar Persiapan Bersama Pengawas PAI

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Pada Jum at (31/10/2025), Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kecamatan  Senapelan, Kec. Rumbai, Kec. Rumbai Barat, dan Kec. Rumbai Timur mengadakan kegiatan Persiapan Assesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB) bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Indonesia, yang langsung...

Pekanbaru (Kemenag). Pada Jum’at (31/10/2025), Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kecamatan  Senapelan, Kec. Rumbai, Kec. Rumbai Barat, dan Kec. Rumbai Timur mengadakan kegiatan Persiapan Assesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB) bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Indonesia, yang langsung dipandu oleh Pengawas PAI Tk Dasar Syukri Hasian Harahap, M,Pd,I. kegiatan ini juga diawali dengan Zoom Meeting Bersama Plt Kasi Pais Haryati, S.E.A.K., M.E.Sy, Pengawas PAI, dan guru PAI Kota pekanbaru. Adapun waktu pelaksanaan ANLDB se- Indonesia pada tanggal 3-5 November 2025, yang pelaksanaannya sangat fleksibel baik dari segi waktu dan tempat yakni bebas memilih waktu antara pukul 00.01 WIB -23.59 WIB di Sekolah maupun di rumah.

Selanjutnya Assesmen ini menyasar para Guru Pendidikan Agama Islam di setiap jenjang sekolah dimulai dari Sekolah Dasar  sampai Tingkat Menengah( SMP, SMA/SMK/SMALB). Sedangkan mekanisme kegiatan ini adalah Seluruh guru PAI diminta mengisi instrumen melalui aplikasi Siaga, pada menu Portofolio dan Assesmen Guru.

Dimana persiapan ANLDB disampaikan mulai dari teknis pengerjaan  assesmen sampai mater secara garis besarnya yakni Pengertian Umum tentang Literasi Dasar Beragama yang mencakup Kemampuan membaca, memahami, dan menerapkan nilai-nilai dasar ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun tujuan dari ANLDB Guru PAI ini yakni suatu Proses sistematis untuk mengukur dan menilai kemampuan serta sikap keagamaan guru, nilai-nilai keagamaan seperti prinsip-prinsip ajaran agama yang berorientasi pada kebaikan, kemanusiaan, perdamaian, serta sikap beragama yang menjunjung keseimbangan, toleransi, serta menghindari ekstremisme dalam pengamalan ajaran keagamaan.