0 menit baca 0 %

H. Harun Pimpin Upacara Kemenag Inhil, Gaungkan Asta Protas dan Ekoteologi Lewat Catin Tanam Pohon

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Upacara Penghormatan Bendera rutin setiap Senin pagi sebagai bentuk penegasan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Upacara pada Senin (20/10/2025) ini terasa istimewa dengan kehadiran langs...

Tembilahan (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Upacara Penghormatan Bendera rutin setiap Senin pagi sebagai bentuk penegasan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Upacara pada Senin (20/10/2025) ini terasa istimewa dengan kehadiran langsung Kepala Kankemenag Inhil, H. Harun, sebagai Pembina Upacara.

Petugas pelaksana upacara kali ini dipercayakan kepada jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan Hulu. Pelaksanaan upacara yang khidmat tersebut menjadi momen konsolidasi internal bagi seluruh ASN di lingkungan Kankemenag Inhil.

Dalam amanatnya, H. Harun menekankan tiga poin utama yang menjadi fokus program Kemenag, yakni integritas kerja, layanan yang menyentuh masyarakat, dan komitmen terhadap lingkungan.

Pertama, H. Harun menekankan pentingnya Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama. Kedua, ia menyoroti program Pelayanan Agama yang Berdampak, yang harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ketiga, H. Harun secara khusus menggaungkan program Ekoteologi melalui inisiatif unik di KUA.

“Asta Protas dan Pelayanan Agama yang Berdampak harus menjadi nafas kerja kita setiap hari. Namun, lebih dari itu, kita harus mengimplementasikan program Ekoteologi yang merupakan perhatian khusus dari Menteri Agama. Saya menginstruksikan kepada seluruh KUA di Inhil, khususnya KUA Tembilahan Hulu sebagai petugas upacara hari ini, agar setiap Calon Pengantin (Catin) untuk secara suka rela menanam minimal satu pohon sebelum akad nikah dilaksanakan,” tegas H. Harun.

“Inisiatif Catin tanam pohon ini adalah langkah kecil namun berdampak besar, wujud nyata kepedulian ASN Kemenag terhadap kelestarian alam. Ini menunjukkan bahwa pernikahan bukan hanya urusan sakral antara dua insan, tetapi juga tanggung jawab terhadap lingkungan tempat keluarga baru itu akan tumbuh,” tutupnya.

Upacara bendera rutin ini diharapkan terus menumbuhkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan kesadaran ASN terhadap program-program strategis Kementerian Agama, yang kini semakin berorientasi pada dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.  (Ria)