Pekanbaru (Humas) - Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Mahyudin MA berharap agar proses pencairan BSM (Bantuan Siswa Miskin) segera dilaksanakan setiap madrasah di Provinsi Riau karena setiap pekan akan dilaporkan kepada Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag RI.
Menurut H Mahyudin, sampai saat ini belum banyak madrasah yang melaporkan proses pencairan tersebut. Di Pekanbaru sendiri, yang sudah cair baru MI, MTS dan MAS. Sementara madrasah negeri belum satupun cair. Di Kapupaten Kampar, semua madrasah seperti MI, MTS dan MAS sudah mencairkan. Madrasah yang negeri baru MAN Kuok dan MAN Kampar, Air Tiris.
“Sedangkan di Inhu, semua madrasah swasta sudah cair. Sementara di Inhil, Pelalawan, Kuansing, Rokan Hulu dan Rokan Hilir, baik madrasah swasta maupun negeri belum satupun yang mencairkan. Kepada daerah-daerah yang belum tersebut agar segera melakukan proses pencairan,” kata H Mahyudin.
“Sementara seluruh madrasah swasta di Kabupaten Siak sudah dicairkan. Sedangkan yang negeri, baru MTSN Sungai Apit, MAN Siak,” lanjut H Mahyudin. “Yang selesai mencairkan seluruhnya baru kota Dumai,” sambung kabid pendidikan madrasah ini.
Pada kesempatan itu H Mahyudin berharap kepada seluruh madrasah agar setiap minggu menyampaikan laporan pencairan BSM tersebut ke Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Riau untuk diteruskan ke Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag RI. (ghp)