0 menit baca 0 %

H. Naini : Masjid harus penuhi tiga aspek

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Masjid telah mengalami perkembangan yang pesat, baik dalam bentuk bangunan maupun fungsi dan perannya. Hampir dapat dikatakan, dimana ada komunitas muslim di situ ada Masjid. Di samping menjadi tempat beribadah, Masjid telah menjadi sarana berkumpul, menuntut ilmu, bertukar peng...

Rokan Hilir (inmas)- Masjid telah mengalami perkembangan yang pesat, baik dalam bentuk bangunan maupun fungsi dan perannya. Hampir dapat dikatakan, dimana ada komunitas muslim di situ ada Masjid. Di samping menjadi tempat beribadah, Masjid telah menjadi sarana berkumpul, menuntut ilmu, bertukar pengalaman, pusat dakwah, kepentingan sosial dan lain sebagainya.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Rokan Hilir (Rohil) Drs. H. Naini, M.Pd.I saat kegiatan pembinaan kemakmuran dan standarisasi  Masjid yang ditaja Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Riau, Selasa (24/8) bertempat di BIT Hotel, Ujung Tanjung Kec. Tanah Putih.

Plt melanjutkan, Melihat pentingnya pengelolaan masjid yang lebih baik dan optimal serta berasas kemaslahatan bagi ummat, Kantor Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Bidang Urusan Agama Islam (Urais) menyelenggarakan Kegiatan Pembinaan Kemakmuran dan Standarisasi Masjid.

Selain hal di atas Plt juga menandaskan, bahwa Masjid harus dikelola dan dimanfaatkan dengan maksimal. Tapi sayangnya masih terdapat beberapa masjid yang pengelolaannnya masih memprihatikan dan bahkan sepi ditinggalkan jamaahnya.

Karena itu, disampaikan H. Naini terdapat tiga aspek manajemen yakni idaroh, imaroh dan riayah.

Dengan aspek idaroh, pengelolaan masjid diatur dalam sebuah organisasi dan administrasi yang baik. Aspek imaroh, berarti pengelolaan masjid yang berkaitan dengan mengembangkan dan memberdayakan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah. Seperti kegiatan ibadah (sholat lima waktu, sholat Jumat, sholat Id), majelis taklim, pembinaan remaja masjid, penerbitan buletin dan pengelolaan perpustakaan.

Untuk aspek manajemen ri’ayah, para pengurus berupaya untuk memelihara, menjaga dan mengembangkan fisik dan fasilitas masjid, termasuk menjaga keamanan dan kenyamanan masjid. Seperti misalnya, menjaga kebersihan masjid, dan menjaga keamanan jamaah, baik lahir maupun batin.

“Dengan ketiga aspek itu, maka fungsi dan aktifitas masjid diharapkan  dapat berjalan dengan baik. Intinya, para pengurus berkomitmen untuk memiliki sikap dan komitmen kemasjidan, menancapkan ruhul jihad. Para pengurus pun harus rela mengorbankan waktu, tenaga serta pikiran untuk kemakmuran masjid,” tutur Pejabat yang masih aktif sebagai Kasi Pendidikan Madrasah.

<!--StartFragment--> <!--EndFragment-->

Kegiatan yang diselenggarakan selama satu hari ini menghadirkan peserta berjumlah 35 orang yang terdiri dari para Pengurus Masjid SE Kab. Rohil. (Nsh)