0 menit baca 0 %

H. Suhaimi dampingi tim BPPW Riau survey lokasi pembangunan MCK Pontren

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H. Suhaimi mendampingin petugas dari Kementerian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Riau melak...

Rokan Hilir (inmas)- Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H. Suhaimi mendampingin petugas dari Kementerian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Riau melakukan survey lokasi kegiatan MCK pesantren di Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (1/10).

Sesuai dengan informasi yang didapat dari Kasi Pakis, Kab. Rohil akan mendapatkan bantuan pembangunan MCK dari kementerian tersebut sejumlah 10 pondok pesantren. โ€œinsyaa Allah kita akan mendapatkan bantuan pembangunan MCK untuk 10 pondok pesantren SE kab. Rohil,โ€ ungkapnya.

H. Suhaimi secara gamblang menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sesuai dengan instruksi wakil presiden dalam rapat terbatas tanggal 10 juni 2020 tentang anggaran tambahan untuk pesantren pada masa pandemi Covid-19 dan Surat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor R.578/SES/SID.00.01/06/2020 tanggal 16 juni 2020 perihal Rislah rapat koordinasi terbatas tingkat menteri (RTM) terkait kebijakan afirmasi kepada pendidikan keagamaan di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) serta Surat Menteri Agama Republik Indonesia Nomor B-192/MA/KA.00/07/2020 tanggal 1 juli 2020 perihal dukungan fasilitas bagi lembaga pesantren dan pendidikan keagamaan islam, Kementerian PUPR mendapatkan tugas untuk melaksanakan pembangunan/perbaikan sarana tempat wudhu dan MCK dalam rangka New Normal Covid-19 untuk tempat pendidikan keagamaan (seperti pondok pesantren, seminari, dll) di Indonesia.

Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi untuk segera melakukan survey dan verifikasi lapangan serta pengumpulan data-data aktual terkait sebagai bahan analisa kebutuhan.

Ia melanjutkan terdapat 10 lokasi pondok pesantren di kab. Rohil yang akan di tangani tersebar di beberapa kecamatan.

Kasi Pakis menambahkan, lingkup pekerjaan pembangunan sarana prasarana sanitasi cuci tangan, wudhu, dan mandi cuci kakus (MCK) melalui mekanisme program padat karya berbasis masyarakat. (Nsh)