0 menit baca 0 %

Hadian, S.Ag : Kiat-kiat agar lebih mudah menghafal Al-Qur'an

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Tahfidz Al-Qur an terdiri dari dua kata yaitu tahfidz dan Al-Qur an. Kata tahfidz merupakan bentuk masdar ghoir mim dari kata Haffadho-Yuhaafidhu-Tahfidho yang mempunyai arti menghafalkan. Sedangkan menurut Abdul Aziz Abdul Rauf definisi tahfidz atau menghafal adalah proses meng...

Rokan Hilir (inmas)- Tahfidz Al-Qur’an terdiri dari dua kata yaitu tahfidz dan Al-Qur’an. Kata tahfidz merupakan bentuk masdar ghoir mim dari kata “Haffadho-Yuhaafidhu-Tahfidho” yang mempunyai arti menghafalkan. Sedangkan menurut Abdul Aziz Abdul Rauf definisi tahfidz atau menghafal adalah proses mengulang sesuatu, baik dengan membaca atau mendengar. Pekerjaan apapun jika sering diulang, pasti menjadi hafal. Tahfidz Al Qur’an merupakan suatu proses untuk memelihara, menjaga dan melestarikan kemurnian Al-Qur’an yang diturunkan kepada Rasulullah SAW diluar kepala agar tidak terjadi perubahan dan pemalsuan serta dapat menjaga dari kelupaan baik secara keseluruhan ataupun sebagiannya.

Hal ini disampaikan guru pembimbing tahfidhul Qur’an MAN 1 Rohil saat memberikan bimbingannya kepada siswa siswi yang mengikuti program tersebut, Sabtu (14/11).

Hadian menjelaskan, Tahfidzul Qur’an merupakan salah satu program  di Madrasah Aliyah Negeri (MAN)  1 Rokan Hilit. Program ini dibuka pada tahun pelajaran 2019/2020 pada semua jurusan yang ada di MAN 1 Rohil.

Ustadz melanjutkan, untuk membantu mempermudah membentuk kesan dalam ingatan terhadap ayat-ayat yang dihafal, maka diperlukan strategi menghafal yang baik.

Strategi itu antara lain adalah sebagai berikut : 

1. Strategi Pengulangan Ganda. UntukUntuk mencapai tingkat hafalan yang baik tidak cukup dengan proses sekali menghafal saja. Salah besar apabila seseorang menganggap dan mengharap dengan sekali menghafal saja kemudian ia menjadi seorang yang hafal Alquran dengan baik. Untuk menanggulangi problem seperti ini maka perlu sistem pengulangan Ganda,

2. Tidak beralih pada ayat berikutnya sebelum ayat yang sedang di hafal benr - benar hafal,

3. Menghafal Urutan Ayat yang Dihadapinya dalam Satu Kesatuan Jumlah Setelah Benar-benar Hafal Ayat-ayatnya,

4. Menggunakan Satu Jenis Mushaf,

5. Memahami Pengertian Ayat-ayat yang Dijajalnya,

6. Memperhatikan Ayat-ayat yang Serupa,

7. Disetorkan pada Seorang Pengampu (Pembimbing)

“mudah-mudahan dengan kiat-kiat ini anak-anak kita yang mempunyai minat kuat untuk menjadi hafidh dan hafidhoh, lebih cepat dalam menghafal Al-Quran,” katanya. (Hdy/Nsh)