0 menit baca 0 %

Hadir di Konferensi Wakaf International, Riau akan Mencontoh Pengelolaan Wakaf Sumbar

Ringkasan: Padang (Kemenag) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menghadiri Konferensi Wakaf Internasional yang digelar di Hotel Truntum Padang, venue Padang Convention Center, Sabtu (15/11/25). Kegiatan ini diikuti para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia sebagai b...

Padang (Kemenag) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menghadiri Konferensi Wakaf Internasional yang digelar di Hotel Truntum Padang, venue Padang Convention Center, Sabtu (15/11/25). Kegiatan ini diikuti para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-80 dan 100 Tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor.

Mengusung tema “Wakaf untuk Pembangunan Berkelanjutan”, konferensi internasional ini berlangsung selama dua hari dan dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri Agama RI. 

Menag menegaskan bahwa wakaf memiliki peran fundamental dalam pembangunan sosial. Ia menggambarkan bahwa jutaan masyarakat menikmati layanan yang berdiri di atas tanah wakaf tanpa menyadari bahwa manfaat tersebut berasal dari kemurahan hati para wakif.

“Wakaf bukan hanya membangun ruang fisik, tetapi juga ruang sosial tempat masyarakat bertumbuh dalam suasana aman dan damai,” ujarnya

Menag juga menyoroti potensi wakaf nasional yang sangat besar. Indonesia diperkirakan memiliki potensi wakaf Rp180 triliun per tahun, namun baru terealisasi sekitar Rp7 triliun. Selain itu, terdapat 37 “pundi-pundi umat” yang belum terkelola dengan baik.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan konferensi ini. Ia menyebut bahwa praktik pengelolaan wakaf di Sumatera Barat menjadi contoh baik yang dapat diadaptasi oleh Provinsi Riau untuk memperkuat gerakan wakaf produktif. 

“Kita akan belajar dari Sumbar dalam pengelolaan wakaf. Banyak hal yang bisa kita adopsi untuk menghidupkan kembali semangat wakaf di Riau, sehingga wakaf tidak hanya menjadi ibadah sosial, tetapi juga pilar pembangunan berkelanjutan,” ujar Muliardi.

Hadir pada pembukaan, Sekretaris Jenderal Kemenag yang juga Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kamaruddin Amin, Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Ma'ruf Amin, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Baznas Noor Achmad, serta ratusan pemangku kepentingan wakaf lainnya.