0 menit baca 0 %

Hadiri Acara Khatam Al-Qur’an, Muhammad Ridwan: Wadah Membentuk Generasi Qur'ani

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) MDTA Nurul Islam Desa Kampung Baru kembali mencatatkan momen bersejarah dalam dunia pendidikan keagamaan. Sebanyak 33 orang santri dan santriwati diwisuda dalam acara Khatam Al-Qur an dan Wisuda Santri MDTA Nurul Islam, yang diselenggarakan dengan penuh khidmat dan kekeluargaan.

Kuansing (Kemenag)— MDTA Nurul Islam Desa Kampung Baru kembali mencatatkan momen bersejarah dalam dunia pendidikan keagamaan. Sebanyak 33 orang santri dan santriwati diwisuda dalam acara Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Santri MDTA Nurul Islam, yang diselenggarakan dengan penuh khidmat dan kekeluargaan. Pada Ahad 15 Juni 2025.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pemangku kepentingan masyarakat, H. Supriadi selaku Imam dan memimpin acara Khataman Al Qur'an, termasuk Kepala Desa Kampung Baru, Sekretaris Desa Kampung Baru, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Komite dan Yayasan MDTA Nurul Islam, Apriadi, serta majelis guru dan wali santri yang memberikan dukungan moril kepada para santri.

Hadir mewakili Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian, dua orang penyuluh agama Islam yakni Muhammad Ridwan dan M. Isam. Dalam sambutan yang disampaikan oleh Muhammad Ridwan " kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini dan ini merupakan wadah membentuk generasi Qur’ani sebagai bekal menghadapi tantangan zaman," Ungkapnya.

Kegiatan ini harus selalu di support dan terus menerus di lanjutkan secara baik agar senantiasa ini menjadi sebuah hal positif bagi anak anak dan para wali santri, semoga anak anak kita menjadi Ahli Ahli Al Qur'an, Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya Rindra Febrian juga berpesan " kepada santri MDTA Nurul Islam Kampung Baru menjadi anak anak yang sholeh dan sholehah menjadi kebanggaan orang tua dan ini merupakan awal untuk masa depan yang lebih baik dan cerah kedepannya," Ucap Muhammad Ridwan.

Ketua Komite MDTA, dalam kesempatan yang sama menyampaikan " terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam mendukung proses pendidikan di madrasah, khususnya dalam mendampingi para santri hingga menyelesaikan bacaan 30 juz Al-Qur’an," katanya.

Rangkaian acara berlangsung dengan lancar, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara tartil oleh perwakilan santri, dilanjutkan dengan doa khataman, sambutan para tokoh, dan prosesi wisuda. Kehadiran para wali santri menambah suasana haru dan syukur atas pencapaian anak-anak mereka dalam menamatkan bacaan Al-Qur’an.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, MDTA Nurul Islam menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cakap dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan bagi para santri yang telah resmi diwisuda.(RDW)