Bengkalis
(Kemenag) – Kepala KUA Kecamatan Mandau diwakili Penghulu KUA Mandau
Sulistiono memimpin pembacaan do’a pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang) Tingkat Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Senin, (10/02/2025) di
aula gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau.
Dalam do’anya Sulistiono memohon agar diberikan
kemampuan untuk mengemban tugas mulia dan Kabupaten Bengkalis penuh dengan
keberkahan.
“Ya Allah Ya Khairul Hadi, Berikan kepada kami
kemampuan jiwa untuk mengemban tugas-tugas mulia, kuatkan iman menghadapi
cobaan, dan curahkan kepada kami hidayah kebenaran agar terhindar dari
kesesatan”
“Ya Allah, Ya Rahiim, Melalui Musrenbang Kecamatan Mandau
Limpahkan kepada kami Rahmat dan karunia Mu untuk membangun Kabupaten Bengkalis
penuh keberkahan”. pinta Sulistiono.
Selanjutnya Bupati Bengkalis
Kasmarni membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang)
tingkat Kecamatan Mandau. Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Kasmarni
menyampaikan pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan yang dilakukan setiap
tahunnya, harus memiliki perubahan signifikan terhadap pembangunan di setiap
tahunnya.
“Jangan pembahasan
sebelumnya dibahas pada Musrenbang ini, artinya, progres pembangunan yang
diusulkan sebelumnya tidak berhasil dilaksanakan. Jadi ini semua harus jadi
perhatian serius bagi tiap Perangkat Daerah pada Musrenbang tingkat Kecamatan
setiap tahunnya,” katanya.
Salah satu
yang menjadi fokus permasalahan disini, dikatakan Bupati Kabupaten Bengkalis
itu, seperti persoalan sampah. Ia meminta kepada Perangkat Daerah terkait untuk
segera menindaklanjuti masalah ini, sosialisasikan kepada masyarakat, dan
petugas harus dikerahkan untuk menjaga kebersihan.
“Memang
kita sudah buat aturan, kita sudah memiliki 400 Tenaga Harian Lepas khususnya
di Wilayah Kecamatan Mandau ini, nah dengan tenaga yang ada ini harus kita
berdayakan, agar permasalahan sampah ini bisa kita selesaikan di tahun 2025,
jika perlu nanti kita pasang cctv untuk melihat siapa saja yang membuang sampah
sembarangan akan kita tindak secara tegas,” ujarnya.
Lewat Musrenbang seperti
ini, Kasmarni juga berharap Perangkat Daerah yang hadir dalam forum tersebut
agar bisa menyelaraskan berbagai program di Perangkat Daerahnya, berdasarkan
kebutuhan masyarakat.
“Jadi, jangan kita
laksanakan kegiatan yang seperti itu saja, coba buat berbagai kegiatan yang
bermanfaat untuk masyarakat, berguna bagi orang banyak, agar kedepan kita bisa
membangun Kabupaten Bengkalis menjadi Daerah yang lebih baik dan maju
kedepannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Mandau
Riki Rihardi dalam penjelasannya mengusulkan pembangunan Tempat Pembuangan
Akhir (TPA) sampah di kota Duri. Mengingat saat ini TPA yang ada saat ini tidak
memadai untuk menampung sampah. Selain itu sering terjadi gesekan dengan
masyarakat di sekitar TPA, karena masyarakat beralasan rembesan limbah dari
sampah tersebut sampai ke lahan kebun.
“Untuk memudahkan
pengangkutan sampai dari tempat penampung sementara menuju TPA maka perlu
ditambah armada angkutan sampah. Hal ini penting mengingat titik lokasi dan
volume sampah di kota Duri, Kecamatan Mandau sangat banyak. Jadi sangat
dibutuhkan jumlah armada yang lebih banyak, dan Sejauh ini, meminta pihak
kecamatan untuk intens menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang
sampah. Kemudian melakukan gotong royong dengan berbagai unsur,” paparnya.
Turut hadir pada Musrenbang
tingkat Kecamatan Mandau tahun 2025, Anggota DPRD Bengkalis Dapil Mandau
Syaiful Ardi, Syafroni Untung, Kepala OPD di lingkup Pemkab Bengkalis, Camat
Bathin Solapan M.Rusydy, Kapolsek Mandau, Danramil 03/Mandau, Kepala UPT, Kepala
KUA Diwakili oleh Penghulu KUA Kecamatan Mandau, Kades dan Lurah se-Kecamatan
Mandau, Perwakilan PT. PHR, serta tamu undangan lainnya