0 menit baca 0 %

Hadiri Pelapasan Peserta Didik TK Taqwa Hidayah, PAI Kec.Kampa Taufiqur Rahman Himbau Orang Tua Jauhi Anak Dari Pengaruh Gadget

Ringkasan: Kampar (Kemenag) Pada kesempatan acara pelepasan peserta didik TK Taqwa Hidayah Danto, Taufiqur Rahman salah seorang Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kec.Kampa berkesempatan memberikan sambutan. Acara dilaksanakan pada Selasa (17/6/2025).Dalam sambutannya, Taufiqur membahas perihal pesatnya teknologi...

Kampar (Kemenag) – Pada kesempatan acara pelepasan peserta didik TK Taqwa Hidayah Danto, Taufiqur Rahman salah seorang Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kec.Kampa berkesempatan memberikan sambutan. Acara dilaksanakan pada Selasa (17/6/2025).

Dalam sambutannya, Taufiqur membahas perihal pesatnya teknologi yang dirasakan saat ini bahkan oleh anak-anak usia dini. Era teknologi saat ini memiliki beragam efek, apakah efek baik maupun efek buruk. Namun dalam prosesnya, terkadang sebagai manusia biasa tak luput dari kesalahan dan terlena. Secara statistik, data terbaru menunjukkan penduduk Indonesia menjadi penduduk yang terparah dalam kecanduan penggunaan gawai atau gadget.

Menurut data State of Mobile 2024, warga Indonesia menjadi pengguna yang paling lama menghabiskan waktu dengan perangkat mobile seperti HP dan tablet pada 2023 yaitu 6,05 jam setiap hari. Kemudian di peringkat kedua ialah Thailand dengan mayoritas penduduknya menghabiskan 5,64 jam per hari, dan di posisi ketiga ada Argentina dengan mayoritas pengguna gadget di negaranya menghabiskan 5,33 jam per hari.

Melihat fenomena ini, Taufiqur Rahman menyampaikan dalam acara perpisahan TK Taqwa Hidayah Danto tersebut untk menghimbau para orang tua agar mengontrol anak-anak sedari dini dari pengaruh negatif gadget.

“Anak-anak Bapak/Ibu nantinya belum tentu akan langsung setuju dan terbiasa dengan aturan-aturan baru mengenai penggunaan gadget ini. Jadi, para orang tua memerlukan kesabaran ekstra dan konsisten untuk berkompromi dengan anak.  Jika setelah menerapkan langkah di atas anak masih saja tidak bisa lepas dari gadgetnya atau mungkin anak mulai mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi di sekolah, jangan ragu membawa anak ke psikolog agar ia bisa mendapatkan penanganan yang tepat untuk mengatasi kecanduan gadgetnya. Selamat menjadi orang tua hebat yang bijak dalam memberikan gadget pada anak,” tutupnya.

(Cicy/Taufiqur)