0 menit baca 0 %

Hadiri Pembukaan Festival Lampu Colok Tajaan Pemkab Kepulauan Meranti, Sulman Berikan Apresiasi

Ringkasan: Meranti(Kemenag)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar Festival Lampu Colok dan Lampu Hias Tahun 2025 atau biasa dikenal dengan 27 likur.Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Meranti turut mengadiri pemb...

Meranti(Kemenag)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar Festival Lampu Colok dan Lampu Hias Tahun 2025 atau biasa dikenal dengan 27 likur.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Meranti turut mengadiri pembukaan kegiatan festival tersebut.

Pada pembukaan kegiatan festival lampu colok dan lampu hias tahun ini Pemkab Meranti bekerja sama dengan Ikatan Pemuda RW-01 Jalan Perjuangan Desa Alahair Kecamatan Tebingtinggi. 

Kegiatan yang mengambil tema Malam Seribu Bulan, Malam Seribu Cahaya itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM, MM, Rabu (26/3/2025) atau bertepatan malam 27 Ramadhan 1446 H. 

"Festival ini bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan salah satu wujud kearifan lokal dan warisan nenek moyang yang harus dijaga serta terus dilestarikan," kata Muzamil.

Kedepan, Muzamil berharap Disporapar Kabupaten Kepulauan Meranti bisa menggelar kegiatan serupa dengan lebih meriah dan lebih baik lagi. 

Selain itu, Muzamil juga mengungkapkan lewat festival lampu colok dan lampu hias tersebut mencerminkan kekompakan dan semangat persatuan dari masyarakat untuk memeriahkan malam 27 likur. Menurutnya hal itu harus dipertahankan sebagai modal membangun Kepulauan Meranti kedepannya. 

"Ini adalah modal yang sangat besar untuk kita membangun kabupaten yang kita cintai ini. Kami yakin dan percaya kalau kita bersatu dan kompak, kabupaten kita ini akan dapat menuju kabupaten yang unggul, agamis dan sejahtera," pungkas Muzamil. 

Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, Sulman dalam kesempatannya mengapresiasi kegiatan yang meningkatkan semangat kebersamaan di bulan Suci Ramadhan ini.

"Semoga kegiatan Festival Lampu Colok yang diselenggarakan ini dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk syi'ar kita," tutur Sulman.

Sulman juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang juga bertujuan melestarikan budaya kearifan lokal.

"Kami menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi kepada semua pihak yang senantiasa berkomitmen tinggi untuk terus melestarikan kearifan lokal lampu colok yang kita laksanakan setiap tahun sempena menyambut datangnya Idul Fitri ini," tutur Sulman.

Sebelumnya, Kepala Disporapar Kepulauan Meranti, Ery Suhairi melaporkan ada 41 peserta ikut dalam festival tahun 2025 ini. Dengan rincian, 14 peserta kategori lampu colok dan 27 peserta kategori lampu hias.

Panitia sendiri telah menyiapkan hadiah dengan total 50 juta kepada para pemenang yang akan diumumkan pada 30 Maret 2025 mendatang. (T)