Siak (Inmas) Helat khatam
Al-Quran dan wisuda iqra' Yayasan Pendidikan Islam Minas (YPIM) kembali digelar
dengan menampilkan kemampuan dan kreasi peserta khatam Al-Quran dan wisuda
iqra' dengan penuh suka cita namun berbalutkan dengan nilai-nilai yang sesuai
dengan tuntunan syari'at Islam.
Kegiatan khatam Al-Quran dan
wisuda iqra' tahun ini dipusatkan di aula YPIM Minas pada Sabtu, 01 Juni
2024 M bertepatan dengan 24 Zulqa'idah 1445 H, tampak hadir dalam kegiatan
tersebut Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Minas (YPIM) Ustadz Darwin Rabbany,
S. PdI Alhafiz, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas yang diwakili
oleh Penyuluh Agama Islam Ustadz Suhardi Chaniago, SH, Ketua FKDT Kecamatan
Minas Ustadz Nailul Autar, S. Ag Kepala MDTA YPIM Ustadz Ardi Rahman, S Pd
beserta majelis guru, orangtua/ wali santri dan undangan lainnya.
Penyuluh Agama Islam KUA
Kecamatan Minas Suhardi Chaniago, SH dalam sambutan dan arahannya mewakili
Kepala KUA mengungkapkan bahwa kegiatan khatam Al-Quran dan wisuda iqra'
bukanlah akhir dari keharusan dalam membaca dan mempelajari Al-Qur'an, akan
tetapi hal ini merupakan "langkah awal" untuk membaca dan mempelajari
Al-Qur'an secara mandiri dengan rutin, tanpa mengabaikan bahwa kewajiban bagi
setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan untuk selalu belajar dan
mentadabburi Al-Qur'an dengan mereka yang tentunya memiliki kemampuan untuk
mengajarkan Al-Qur'an kepada orang lain dengan metode-metode yang baik dan mudah
untuk dipahami.
Suhardi Chaniago melanjutkan,
tentunya kami dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas mengapresiasi
kegiatan ini yang dilaksanakan dengan sangat meriah, dan kami tentunya
mengucapkan selamat kepada peserta didik dan para orangtua yang sudah dengan sangat
baik memperlakukan anak-anaknya, dengan senantiasa mendekatkan kepada
Al-Qur'an, semoga semua peserta khatam Al-Quran MDTA YPIM Minas yang berjumlah
32 orang dan wisuda iqra' 28 orang senantiasa diberikan kelapangan dan
kemudahan dalam membaca dan mempelajari Al-Qur'an dengan sungguh-sungguh
sehingga terwujud generasi yang Qur'ani. Suhardi Chaniago mengakhiri penuh
harap. (Sc/ Aws/ Fz)