0 menit baca 0 %

Hadiri Puncak HDI 2025: Ketua DWP Kemenag Riau Resmi Dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi

Ringkasan: Jakarta (Kemenag)- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau turut hadir pada Puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI di Syahida Inn, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Jakarta (Kemenag)- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau turut hadir pada Puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI di Syahida Inn, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Acara tersebut juga menjadi momentum penting bagi DWP Riau, sebab Ketua DWP Kanwil Kemenag Riau, Ny. Tina Mailinda Muliardi, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi Provinsi Riau oleh Bunda Inklusi Kemenag RI, Hj. Helmi Halimatul Udhmah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Penmad Riau, H. Jisman, bersama Ketua DWP yang menerima langsung penyematan pin dan selempang Bunda Inklusi bersama bunda- bunda inklusi Kanwil Kemenag se Indonesia.

Dalam orasinya, Bunda Inklusi Kemenag RI, Hj. Helmi Halimatul Udhmah, menyampaikan bahwa inklusi bukan sekadar program, tetapi budaya cinta- cinta yang melihat kemampuan, bukan kekurangan; cinta yang membuka ruang, bukan membatasi; cinta yang memuliakan keberagaman sebagai anugerah.

Pesan tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh Bunda Inklusi provinsi untuk terus memperkuat gerakan inklusi hingga ke daerah.

Sebagai Bunda Inklusi Riau, Ny. Tina Mailinda Muliardi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan yang lebih ramah, setara, dan inklusif di madrasah maupun lingkungan kerja Kemenag Riau.

“Inklusi adalah tugas bersama. Kami di DWP akan bergerak memastikan setiap anak, setiap ASN, dan setiap keluarga mendapat ruang tumbuh yang penuh cinta, empati, dan martabat,” ujarnya.

Acara puncak HDI 2025 diisi dengan berbagai kegiatan yang menampilkan talenta penyandang disabilitas, layanan Unit Layanan Disabilitas (ULD), serta penandatanganan prasasti pendirian ULD Kanwil dan Kab/Kota se-Indonesia.

Melalui kehadiran pada kegiatan nasional ini, DWP Kemenag Riau meneguhkan langkah untuk menjadi pelopor gerakan inklusi, memperkuat budaya kerja yang ramah disabilitas, serta memastikan setiap insan Kemenag dapat memberikan layanan dan ruang aman bagi seluruh penyandang disabilitas di Provinsi Riau. (*)