Meranti(Kemenag)-- Kehangatan dan kebersamaan terasa begitu kental dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW serta acara santunan anak yatim yang diselenggarakan di Dusun ParIT Kasih, Desa Bina Maju, pada Ahad, 16 Februari 2025. Salah satu momen istimewa dalam acara ini adalah penampilan Hadroh dari MAN 2 Kepulauan Meranti yang memukau para hadirin dengan suara merdu dan irama yang menghanyutkan.
"Dengan langkah-langkah kecil seperti ini, MAN 2 Kepulauan Meranti telah menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang bagaimana menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama," Syar'an, Kepala MAN 2 Kepulauan Meranti ketika di konfirmasi di lain tempat.
Di bawah bimbingan Safrudin, rombongan hadroh yang berjumlah 13 siswa-siswi tampil penuh semangat dan harmoni. Dengan vokalis utama Nikmatusolekha, Juliyanti, Putri Ambar Zahra, dan Zahra Gunasri Wahidah, mereka berhasil menghadirkan nuansa religi yang syahdu dan menyentuh hati.
Menurut Safrudin, keikutsertaan dalam acara ini bukan sekadar untuk tampil, tetapi juga sebagai wujud nyata dari nilai-nilai pendidikan yang ditanamkan di MAN 2 Kepulauan Meranti. “Tujuan partisipasi ini adalah untuk mencoba memberikan manfaat kepada masyarakat. Ini sesuai dengan tujuan pendidikan yang kami tanamkan, yakni menjadi manusia yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Keindahan alunan hadroh yang mereka bawakan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tak hanya itu, dalam Mauidzotul Hasanah yang disampaikan oleh Kiyai Lasudin dari Batam, apresiasi juga diberikan kepada grup hadroh MAN 2 Kepulauan Meranti. Kekompakan dan kesungguhan mereka dalam membawakan syair-syair Islami benar-benar meninggalkan kesan mendalam bagi para hadirin.
Muhammad Ridho, salah satu panitia penyelenggara, turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya. “Kami sangat berterima kasih atas partisipasi rombongan hadroh dari MAN 2 Kepulauan Meranti. Insya Allah, ke depannya kami akan mengundang kembali dalam majlis atau acara lainnya,” ujarnya penuh harap.
Bagi para peserta hadroh, pengalaman ini bukan sekadar tampil di panggung, tetapi juga menjadi momen berharga yang penuh makna. Salah satu vokalis, Putri Ambar Zahra, mengungkapkan kesannya dengan penuh semangat, “Kami merasa bersyukur diberi kesempatan untuk berpartisipasi. Rasanya luar biasa bisa tampil di acara seperti ini, bisa berbagi kebaikan, menambah ilmu, dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat.”
Senada dengan itu, Nikmatusolekha juga mengungkapkan kegembiraannya, “Kami bahagia bisa turut serta dalam acara yang penuh keberkahan ini. Ilmu bertambah, kebersamaan semakin erat, dan yang paling penting, kami bisa berbagi kebaikan dengan sesama.”
Kehadiran hadroh dari MAN 2 Kepulauan Meranti dalam acara ini tidak hanya menjadi hiburan rohani bagi masyarakat, tetapi juga bukti nyata bahwa generasi muda dapat berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi untuk menyebarkan nilai-nilai Islami, mereka menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Acara pun ditutup dengan doa bersama dan santunan bagi anak yatim, menambah nuansa haru dan kebersamaan. Harapan akan menjadikan semangat berbagi dan kepedulian seperti ini terus terjaga, menginspirasi banyak pihak untuk senantiasa melakukan kebaikan di tengah-tengah masyarakat. (HMS-DR)