Kuansing – Kamis malam (24/7), kegiatan rutin di Masjid Nurul Ulya Banjar Padang kembali dilaksanakan dengan fokus pada hafalan ayat-ayat pendek dari Al-Qur’an. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik.
Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Rindu Kurniati, S.Pd.I, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik, yang selama ini aktif menggerakkan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Dengan pendekatan yang ramah dan sabar, Rindu Kurniati membimbing para peserta, khususnya anak-anak dan remaja, untuk menghafal surat-surat pendek serta memahami bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar.
"Kegiatan ini tidak hanya untuk meningkatkan hafalan, tetapi juga sebagai bentuk kecintaan kita kepada Al-Qur’an dan upaya membumikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Program ini mendapat sambutan positif dari para orang tua dan masyarakat sekitar yang berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan diperluas jangkauannya.
Masjid Nurul Ulya menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan yang aktif di Kecamatan Kuantan Mudik, sekaligus bukti nyata bahwa semangat membina generasi Qur’ani tetap menyala di tengah masyarakat. (RP)