0 menit baca 0 %

Haflah dan Penyerahan Santri Angkatan 67 dan 68 Pondok Pesantren Darun Nahdhah

Ringkasan: Kampar( Inmas ) Bertempat di Pondok pesantren Darun Nahdhah Tawalib Bangkinang Kab. Kampar Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili Dr. H. Fahri Hadiri, Menghadiri Haflah sekaligus Perpisahan santri kelas VI Ponpes Darun Nahdhah Angkatan 67 dan Angkatan 68 .
Kampar( Inmas ) Bertempat di Pondok pesantren Darun Nahdhah Tawalib Bangkinang Kab. Kampar Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili Dr. H. Fahri Hadiri, Menghadiri Haflah sekaligus Perpisahan santri kelas VI Ponpes Darun Nahdhah Angkatan 67 dan Angkatan 68 . Selain Ka. Kanwil juga di hadiri Bupati Kampar yang diwakili Staf Ahli Bupati kampar Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kampar Zamzami Hasan, Anggota DPR-RI H. Syahrul Aidi Ma’azat, wakil Bupati Meranti AKBP ( Purn) H. Asmar, Ketua MUI Kab. Kampar Dr. Mawardi, Ketua Baznas Kab. Kampar dan para wali santri ke dua Angkatan Tersebut, Ahad, 4 Juli 2021 Pimpinan Pondok Pesantren, H. Rusdi Nur menyampaikan kata perpisahan sekaligus penyerahan santri kepada orang tua. Rusdi Nur menyampaikan bahwa Santri terbaik pada Angkatan 67 Tahun Pelajaran 2019/2020 adalah Muhammad Hebbi Syauqi dari Bangkinang dan santri Terbaik untuk angkatan 68 Priode 2021/2021 adalah Rafiq Aslam dari Bangkinang Ungkapnya Sementara Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau yang di Wakili Kasi Pondok Pesantren dan Ma’had Ali Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Fahri menyampaikan bahwa Pondok Pesantren adalah lembaga yang sudah banyak berkonstribusi untuk negara bukan hanya masalah pendidikan saja tetapi perjuangan membentuk negara indonesia ini tentu tidak terlepas dari pesantren itu sendiri. Malah uniknya agama –agama lain mencontoh pola yang dilaksanakan oleh pesantren . Alhamdulillah Pesantren sudah mulai menampakkan jatidirinya dan pemerintah komit dalam hal tersebut dengan keluarnya UU No. 18 tahun 2019 tentang pesantren. Bahkan Pondok Pesantren sudah ada Ma'had Aly atau perguruan. Tinggi. Di Provinsi Riau sudah ada satu ma'had Aly yaitu di Pekanbaru. Kampar diharapkan kemaren izinnya keluar namun dipending izinnya. Dan Kita berharap di Pesantren Daarun Nahdhah ini muncul Ma’had Ali karena merupakan pesantren tertua. Lebih lanjut fahri menjelaskan bahwa Jenis satuan pendidikan Pondok Pesantren sudah bervariasi termasuk di Pondok Darun Nahdhah ini sudah ada Pendidikan Diniyah Formal. Insyaallah kedepan guru yang mengajar di PDF sama juga bagi madrasah atau sekolah akan dilakukan sertifikasinya. Polanya yang mungkin berbeda. Kalau di Madrasah atau sekolah berdasarkan ijazahnya tapi kalau di Pondok Pesantren adalah kualitasnya. Ungkap Fahri Sementara Bupati Kampar yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kampar Zamzami dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Pondok Pesantren Darun Nahdhah Thawalib Bangkinang yang telah melahirkan santri-santri berprestasi . Dan telah banyak alumni-alumni dari Pondok Pesantren ini yang menduduki jabatan strategis baik di dunia pendidikan, Pemerintahan maupun di swasta. Anggota DPR RI dari Komisi V Syahrul Aidi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pondok pesantren adalah tempat untuk menempa diri agar mandiri, bukan saja terhadap ilmu agama tetapi juga mendidik dalam menghadapi dunia nyata. Sementara itu Ketua MUI Kab. Kampar Dr.H. Mawardi Shaleh, Lc, menyampaikan bahwa pendidikan di Pondok Pesantren menerapkan disiplin yang sangat keras, tapi inilah yang menjadikan para santri lebih mandiri dan pantang menyerah. ( Ags/Fat)