0 menit baca 0 %

Haflah Milad ke-13 dan Wisuda Tahfizh Angkatan IX MI As Sidiqiyah Siak Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Ringkasan: Siak (Inmas) MI As Sidiqiyah Madrasah Ibtidaiyah (MI) As Sidiqiyah kembali menorehkan catatan istimewa dalam perjalanannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul dan berkarakter. Pada Selasa (10/06/2025) acara Haflah Milad ke-13 sekaligus Wisuda Tahfizh Al-Qur an Angkatan IX sukses digelar di...

Siak (Inmas) MI As Sidiqiyah – Madrasah Ibtidaiyah (MI) As Sidiqiyah kembali menorehkan catatan istimewa dalam perjalanannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul dan berkarakter. Pada Selasa (10/06/2025) acara Haflah Milad ke-13 sekaligus Wisuda Tahfizh Al-Qur’an Angkatan IX sukses digelar di Gedung Dekranasda Kabupaten Siak. Acara yang sarat makna ini dihadiri oleh tamu-tamu kehormatan, di antaranya Pengawas Pembina Madrasah Kemenag Kabupaten Siak, Saifuddin, Ketua Yayasan As Sidiqiyah, Sujarwo, serta Komite Madrasah Zalik Aries

Momen sakral pengukuhan Hafizh dan Hafizhah Al-Qur’an dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Ust. Idris. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Ust. Idris, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas capaian para santri. Ia mengajak seluruh peserta dan tamu undangan untuk menjadikan momen ini sebagai pengingat akan pentingnya pendidikan berbasis Al-Qur’an dan karakter mulia. “Semoga para Hafizh dan Hafidzah ini menjadi generasi yang cinta Al-Qur’an dan mampu mengkhatamkan hafalan Al Qur’an 30 juz di kemudian hari, serta mampu menjaga akhlak, dan kelak menjadi pemimpin yang amanah dan berilmu,” ungkap beliau dengan penuh haru.

Usai sambutan kepala madrasah dilanjutkan dengan diumumkan Hafizh dan Hafidzah terbaik dari 49 wisudawab. Golongan 2 juz diraih oleh Aisyah Farhana Rahman. Golongan 1 juz diraih oleh Afif Muhammad Thoifur, Muhammad Fikri Ammar, dan Dhia Rana Noorsa.

Selanjutnya, perwakilan santri, Muhammad Fikri Ammar, memimpin pelafalan ikrar Hafizh dan Hafidzah Al-Qur’an yang menggema penuh semangat dari bibir para peserta. Suasana terasa haru dan menggetarkan hati saat para santri mengucapkan komitmen menjaga dan mengamalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dalam kehidupan mereka.

Sebelum dikukuhkan, seluruh peserta telah melewati tahapan penting berupa Munaqosyah Tahfizh Al-Qur’an. Ujian tahap I dilaksanakan pada 18 Oktober–16 November 2024 diikuti oleh 77 peserta kelas VI (golongan 1 juz). Tahap II berlangsung pada 7–22 Februari 2025 diikuti 5 peserta kelas VI (golongan 2 juz), 2 peserta kelas III-V (golongan 2 juz), dan 47 peserta kelas III-V (golongan 1 juz). Secara keseluruhan, jumlah peserta yang dikukuhkan tahun ini sebanyak 131 santri, terdiri dari 82 peserta kelas VI yan telah dikukuhkan pada 02 Juni 2025 yang lalu dan 49 peserta kelas III–V.

Momen haru kembali menyelimuti ruangan saat para santri wisuda menampilkan lagu “Aku Ingin Jadi Hafizh Qur’an.” Lagu ini menggambarkan harapan suci dan cita-cita mulia para santri menjadi penjaga Kalamullah sepanjang hayat. Para orang tua tampak menitikkan air mata haru mendengar lirik yang begitu menyentuh hati.

Setelah turun dari panggung usai menyanyikan lagu “Aku Ingin Jadi Hafizh Qur’an,” suasana semakin haru ketika para santri dengan langkah kecil penuh antusias menyusuri ruangan mencari ayah dan bunda tercinta untuk mengenakan mahkota kecil di kepala orang tua mereka sebagai simbol penghormatan dan cinta. Tangis bahagia pun pecah di pelukan hangat kedua orang tua, disertai ciuman penuh kasih dari para ayah dan bunda kepada putra-putri mereka yang kini resmi menyandang gelar Hafizh dan Hafizhah Al-Qur’an. Momen ini menjadi puncak emosional yang tak akan terlupakan bagi seluruh keluarga yang hadir.

Sementara itu mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Saifudin dalam sambutannya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya helat Haflah ke 13 MI As Sidiqiyah dan Wisudah Tahfiz ini. “Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial semata, tetapi juga merupakan momentum penting dalam menumbuhkan semangat belajar, khususnya dalam menghafal Al-Qur'an, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda”, ungkapnya.

Saifudin juga menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan mereka, serta kepada para guru dan orang tua yang telah memberikan dukungan dan bimbingan tanpa henti. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, bahkan ditingkatkan kualitasnya, sebagai bentuk nyata komitmen dalam mencetak generasi Qur'ani yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman

“Ini adalah bukti bahwa lembaga pendidikan madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” ujarnya menutup sambutan.

Dengan digelarnya Haflah Milad ke-13 dan Wisuda Tahfizh Angkatan IX ini, MI As Sidiqiyah Siak kembali membuktikan eksistensinya sebagai madrasah yang istiqamah membina generasi Qur’ani. Semoga seluruh santri yang dikukuhkan hari ini senantiasa diberi keistiqamahan, dan MI As Sidiqiyah terus menjadi mercusuar pendidikan Islam di Kabupaten Siak dan sekitarnya. (RHW/Fz)