0 menit baca 0 %

Haflah Tasyakur MDTA & TPQ Al-Ikhwan Utama Karya, Momentum Syukur dan Doa Bersama

Ringkasan: Kampar Kiri Tengah  (Kemenag) Lembaga Pendidikan Al-Qur'an MDTA dan TPQ Al-Ikhwan Desa Utama Karya, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, menggelar Haflah Tasyakur yang berlangsung khidmat dan penuh makna pada Rabu malam, 14 Muharram 1447 H (10/7/2025)Acara ini menjadi wujud rasa syukur atas keberhasilan s...

Kampar Kiri Tengah  (Kemenag) — Lembaga Pendidikan Al-Qur'an MDTA dan TPQ Al-Ikhwan Desa Utama Karya, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, menggelar Haflah Tasyakur yang berlangsung khidmat dan penuh makna pada Rabu malam, 14 Muharram 1447 H (10/7/2025)

Acara ini menjadi wujud rasa syukur atas keberhasilan santri dalam menuntaskan pendidikan dasar keislaman, serta momentum mempererat ukhuwah antara orang tua, masyarakat, tokoh agama, dan para pembina lembaga pendidikan Al-Qur’an di desa tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, Kepala  KUA  Kec. Kampar  Kiri Tengah Syahrizul, tokoh masyarakat, kepala MDTA, Kepala TPQ, guru-guru , serta peserta didik dan wali santri  kedua lembaga.

Kehadiran mereka menambah semangat serta memberikan motivasi kepada para santri dan pengurus TPQ-MDTA Al-Ikhwan.

Kepala KUA Kampar Kiri Tengah  Syahrizul menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran TPQ dan MDTA dalam membangun generasi yang cinta Al-Qur’an.

Lembaga pendidikan seperti ini adalah ujung tombak dalam membentengi anak-anak kita dari pengaruh negatif zaman. KUA siap mendukung program-program keagamaan di desa ini untuk menciptakan masyarakat yang religius dan berakhlak mulia,” tegas beliau dalam pidatonya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Utama Karya yang juga hadir dalam acara ini menyampaikan harapan agar kegiatan semacam ini terus berlanjut dan didukung bersama.

Kami masyarakat sangat bangga dan mendukung penuh kegiatan keagamaan seperti ini. Anak-anak adalah masa depan desa. Jika mereka dibina dengan ilmu dan akhlak, insyaAllah desa ini akan menjadi desa yang berkah dan sejahtera,” ungkapnya.

Acara semakin semarak dengan penampilan hafalan surat-surat pendek, lantunan tilawah Al-Qur’an, serta doa bersama yang dipimpin oleh ustadz senior setempat. Jamuan makan bersama pun menutup rangkaian acara dalam suasana penuh kehangatan.

Haflah Tasyakur ini menjadi bukti nyata semangat kolektif masyarakat dalam memperkuat pendidikan keagamaan di desa, sebagai langkah awal menuju generasi Qur’ani yang berkualitas. ( Fatmi/ Cicy/Zaipul )