Kampar (Inmas) – Menjadi Orang baiklah kita, baik di hadapan Allah Swt, Rasulullah Saw maupun dihadapan manusia. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Muhammad Hakam MAg, dalam kata sambutannya saat acara pelepasan Jenazah Drs Munir hari Jum’at (07/08) di rumah kediamannya Kumantan, Kec. Bangkinang Kota. hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Kampar H Ibrahim Ali SH, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan ratusan pelayat lainnya.
Hakam mengatakan, saat ini banyak orang mengatakan baik, tetapi hanya untuk dirinya sendiri, menurut Allah, Rasulullah dan orang lain belum tentu baik. Oleh karena itu, mari kita contoh suadara kita ini, guru kita ini, yang sepanjang hidupnya selalu berbuat baik, dan tak ada saya mendengar hingga saat ini kesalahan-kesahalannya di ungkapkan oleh orang lain.
Oleh karena itu, mari kita jadikan peristiwa ini sebagai bahan renungan, agar kita lebih bisa lagi mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan selalu bertobat, momohon ampunan kepada nya. Jangan sampai kita menunggu tobatnya besok atau lusa. Karena boleh jadi pada hari ini, minggu ini, bulan ini atau lusa, yang kita sendiri tidak tau datangnya ajal menjemput kita. Seperti saudara kita ini, hari kemaren beliau masih bisa mengajar dan terlihat sehat, namun pada malam harinya, tanpa ada tanda-tanda, Allah Swt memanggilnya.
Mudah-mudahan, Allah Swt membalas semua jasa-jasanya, amal ibadahnya dengan pahala yang berlimpah ruah serta dimasukkan kedalam surga seperti yang kita impi-impikan. Kemudian, kepada keluarga yang ditinggal, diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadpi ujian ini, Amin ya robbal ‘alamin.
Untuk diketahui, Drs Munir ini lahir di Bangkinang pada tanggal 1 Februari 1968 dan wafat pada hari kamis tanggal 06 Agustus 2015, setelah sholat magrib (ba’da Magrib) di rumah kediamannya. Beliau merupakan Guru dan Wakil kesiswaan di Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah Bangkinang. (Ags)
(edit:vera)