0 menit baca 0 %

Halal bi halal Pemdes Pambang Pesisir, Tradisi yang Patut di Lestarikan

Ringkasan: Bantan (Kemenag)- P3N KUA Kec Bantan Erwan Efendi Hadiri Acara Halal BI Halal Pemerintah Desa Pambang Pesisir di lapangan Pantai Madani Jumat, 25 April 2025.Erwan Efendi hadir memberikan Tausiah dalam acara tersebut. Beliau mengatakan "Halal bi halal merupakan tradisi unik yang dilakukan oleh masyar...

Bantan (Kemenag)- P3N KUA Kec Bantan Erwan Efendi Hadiri Acara Halal BI Halal Pemerintah Desa Pambang Pesisir di lapangan Pantai Madani Jumat, 25 April 2025.

Erwan Efendi hadir memberikan Tausiah dalam acara tersebut. Beliau mengatakan "Halal bi halal merupakan tradisi unik yang dilakukan oleh masyarakat Muslim di Indonesia setelah merayakan Idul Fitri. Kata halal bi halal berasal dari bahasa Arab yang berarti suci dengan suci atau halal dengan halal. 

Tradisi ini melibatkan pertemuan dan saling memaafkan antar individu setelah selesai menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri.

Halal bi Halal menjadi momen penting dalam mempererat hubungan sosial dan memperbaiki ikatan persaudaraan antar manusia. Tradisi ini melibatkan kunjungan ke rumah saudara, tetangga, teman, dan rekan kerja untuk menyampaikan salam, memohon maaf, dan memaafkan satu sama lain.

Salah satu esensi dari halal bi Halal adalah adanya sikap saling memaafkan dan menyembuhkan luka hati. Melalui tradisi ini, orang-orang diharapkan untuk melupakan kesalahpahaman masa lalu, memaafkan kesalahan orang lain, dan memulai hubungan yang baru dengan hati yang bersih dan tulus.

Halal bi Halal juga menjadi waktu untuk memperkuat ikatan keluarga dan membangun kebersamaan di tengah-tengah keramaian. Anggota keluarga yang biasanya terpisah selama Idul Fitri berkesempatan untuk berkumpul, bercengkerama, dan saling menguatkan.

Momen ini menjadi ajang untuk berbagi cerita, kebahagiaan, dan memberikan dukungan satu sama lain.

Selain itu, halal bi Halal juga merupakan kesempatan untuk saling memberikan nasihat, berbagi pengalaman, dan berdiskusi tentang berbagai isu penting dalam kehidupan.

Melalui interaksi yang akrab dan penuh kehangatan, halal bi Halal mendorong pembentukan komunitas yang kuat dan saling mendukung.

Dalam pelaksanaannya, halal bi Halal seringkali diselenggarakan dalam bentuk acara formal atau informal. Beberapa keluarga atau komunitas mengadakan acara di rumah dengan menyajikan makanan khas dan minuman tradisional.

Tradisi Halal bi Halal juga semakin berkembang dengan adanya inovasi teknologi. Banyak orang yang menggunakan media sosial atau aplikasi pesan instan untuk menyampaikan salam dan memohon maaf kepada keluarga dan teman yang berjauhan. Meskipun tidak bisa bertemu langsung, semangat halal bi Halal tetap terjaga melalui pesan-pesan yang dikirimkan dengan penuh kebaikan dan ketulusan.

Hadir dalam acara tersebut PJ Kades Pambang pesisir, Sekdes Pambang Pesisir, Perangkat Desa , BPD , tamu undangan dan seluruh warga Pambang Pesisir.