Kuansing (Kemenag)– Hamima, seorang penyuluh agama Islam yang berdedikasi, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pemahaman agama di kalangan generasi muda. Kali ini, ia menggelar Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di SMAN 1 Gunung Toar. Selasa (09/09/2025)
 Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para siswa yang masih kesulitan dalam membaca Al-Qur'an agar dapat lebih lancar dan memahami isi kandungannya. Dengan metode yang interaktif dan pendekatan yang personal, Hamima memberikan bimbingan intensif kepada para siswa.
 "Al-Qur'an adalah sumber ilmu dan petunjuk bagi umat Islam. Saya berharap dengan kegiatan ini, para siswa dapat lebih mencintai Al-Qur'an dan mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Hamima.
 Bimluh ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa. Mereka merasa terbantu dengan adanya bimbingan ini dan semakin termotivasi untuk belajar Al-Qur'an.
 Kepala SMAN 1 Gunung Toar menyampaikan apresiasinya kepada Hamima atas inisiatifnya dalam melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Ia berharap kerjasama seperti ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah.
 Hamima berharap, dengan adanya Bimluh pemberantasan buta aksara Al-Qur'an ini, semakin banyak generasi muda yang mampu membaca dan memahami Al-Qur'an dengan baik, sehingga dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat.(Mas)