Hari ini, 506 Santri Ikut UN PPS
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas) - Sebanyak 506 santri Riau pada Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) tingkat Wustha dan Ula hari ini, Selasa 29 - 31 Juni 2010 mengikuti Ujian Nasional (UN) Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) di Pondok Pesantren (PP) masing-masing.
Pekanbaru (Humas) - Sebanyak 506 santri Riau pada Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) tingkat Wustha dan Ula hari ini, Selasa 29 - 31 Juni 2010 mengikuti Ujian Nasional (UN) Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) di Pondok Pesantren (PP) masing-masing. Kepala Bidang Pekapontren Kemenag Riau, Drs. H. Pandji Ade Kh. F, mengatakan UN PPS di Riau diikuti 20 pondok dengan jumlah santri sebanyak 506 orang.
"506 santri tersebut terdiri dari 60 orang tingkat Ula atau setera dengan Madrasa Ibtidaiyah/SD dan 446 orang dari tingkat wustha setara dengan Madrasa Tsanawiyah/ SMP dan," jelas Panji.
Sementara itu, mata pelajaran UN PPS sama dengan mata pelajaran umum. Untuk tingkat Ula terdiri dari mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Bahasa Indonesia, Matematikan, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sedangkan tingkat Wustha sama dengan Ula hanya ditambah mata pelajaran Bahasa Inggris.
Lebih lanjut Pandji mengatakan, penyelenggaraan UN PPS dilaksanakan dalam rangka memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat, khususnya santri pada PPS yang tidak bisa mengikuti pendidikan persekolahan, baik tingkat Ula maupun Ustha.
"Sesuai dengan Keputusan Bersama Dirjen Binbaga Islam Departemen Agama dan Kepala Balitbang Depdiknas Nomor DJ.II/526/2003 dan Nomor 6016/G/HK/2003 pemerintah mengelenggarakan UN. Ini untuk mengendalikan mutu pendidikan dan menjamin kesetaraan lulusan program pendidikan pada jalur persekolahan. Sehingga, santri lulus UN Program Wajar Dikdas di PPS Ula maupun Wustha mempunyai civil effect yang sama dengan system persekolahan," ungkapnya. (msd)