0 menit baca 0 %

Hari ke-4, UM di MTs Nurul Jadid Berjalan Baik dan Lancar

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Ujian Madrasah (UM) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pedekik memasuki hari keempat, dengan suasana ujian yang semakin kondusif dan terstruktur dengan baik. Setiap tahapan pelaksanaan ujian menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan, seiring dengan upaya madrasah dalam memasti...

Bengkalis (Kemenag) - Ujian Madrasah (UM) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pedekik memasuki hari keempat, dengan suasana ujian yang semakin kondusif dan terstruktur dengan baik. Setiap tahapan pelaksanaan ujian menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan, seiring dengan upaya madrasah dalam memastikan siswa menghadapi ujian secara optimal. Pada hari keempat Ujian diselenggarakan pada, kamis (24/4/2025).

UM dilaksanakan berbasis Computer Based Test (CBT) menggunakan perangkat Android. Sebanyak 32 siswa kelas IX turut ambil bagian dalam pelaksanaan UM yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 21 hingga 29 April 2025.

Kepala MTs Nurul Jadid Pedekik, Sairozi dalam menjelaskan, "Hari ini merupakan hari ke 4 dari usaha panjang yang telah dilakukan oleh guru dan siswa dalam mempersiapkan ujian. Kami memastikan bahwa seluruh aspek ujian ini berjalan dengan baik, mulai dari persiapan materi, sistem ujian, hingga pengawasan yang ketat untuk memastikan kejujuran dan integritas selama ujian".

"Beberapa waktu lalu, kami juga telah mengingatkan kepada siswa untuk menggunakan kesempatan untuk mengulang pelajaran  di rumah dengan sebaik-baiknya, inilah perjuangan akhir kalian untuk kelulusan, gunakan kesempatan dengan maksimal," tutup Sairozi.

Ketua Pelaksana Ujian Madrasah sekaligus Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Hj Rusmi mengatakan, pentingnya kejujuran dan kedisiplinan saat melaksanakan ujian. "Kejujuran bukan hanya penting saat ujian, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap anak-anak mengikuti semua peraturan agar pelaksanaan ujian ini berjalan lancar dan tertib," ujarnya.

UM merupakan salah satu bentuk evaluasi untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik selama menempuh pendidikan di madrasah Tsanawiyah.

"Agar siswa hadir tepat waktu, menghindari tindakan mencontek, membuka aplikasi lain di perangkat saat ujian berlangsung, serta kewajiban mengenakan pakaian yang rapi dan menjaga diam-diam selama berada di ruang ujian," Tutupnya.