0 menit baca 0 %

Hari Kedua di Madinah, BTH – 04 Ziarahi Masjid Nabawi sedangkan Jemaah Resti dalam Pantauan

Ringkasan: Madinah (Kemenag) ---- Hari kedua berada di Kota Madinah Jemaah haji Provinsi Riau tergabung dalam kloter BTH 04, selain melaksanakan rangkaian ibadah arbain juga meziarahi masjid Nabawi. Ziarah dimulai pukul 8 WAS, Selasa (6/5/25) tersebut diikuti rombongan laki-laki.

Madinah (Kemenag) ---- Hari kedua berada di Kota Madinah Jemaah haji Provinsi Riau tergabung dalam kloter BTH – 04, selain melaksanakan rangkaian ibadah arbain juga meziarahi masjid Nabawi. Ziarah dimulai pukul 8 WAS, Selasa (6/5/25) tersebut diikuti rombongan laki-laki.

“Jemaah Kloter BTH – 04 ini memulai arbainnya maghrib di hari pertama ketibaan di Madinah, pada kesempatan ini 400 jemaah ikut melaksanakan arbain, selebihnya shalat di hotel. Pelaksanaan arbain ini langsung di koordinir karom dan karu yang dipantau langsung pembimbing ibadah”. Tutur Asynul Zumarti, Ketua Kloter BTH – 04.

Selain itu sebagai ketua Kloter Asynul juga mengatakan Selama di Madinah Jamaah mendapatkan konsumsi sebanyak 3 kali yang didistribusi langsung oleh karom.

“Makan Jemaah selama di Madinah diterima Jemaah sebanyak 3 kali sehari, yaitu Sarapan Pagi di distribusikan pada jam 05.00 s.d 07.00 WAS, Makan siang jam 11.00 s.d 13.00 WAS dan Makan malam jam 17.00s.d 19.00, pendistribusiannya langsung dilakukan oleh masing – masing karom”.

Selain konsumsi, Jemaah juga mendapatkan akomodasi dan layanan kesehatan. Untuk Akomodasi Jemaah BTH – 04 ini berada di sector 2 wilayah markziah syamalia Hotel 204 dengan nama Durrat Al Eiman.

“Jarak hotel dengan masjid nabawi kurang lebih 200 meter sehingga jamaah bisa menempuhnya ketika masuk waktu shalat. Meskipun dekat Jemaah harus tetap menjaga fisiknya, terlebih di Madinah saat ini suhunya berkisaran 38 – 40 derajat celcius. Khusus bagi jamaah lansia, kebutuhan khusus dan uzur mereka melaksanakan ibadah di hotel saja, untuk memastikan kondisi jamaah ini kita lakukan visitasi bersama petugas kesehatan, sehingga kondisi jamaah bisa kita pantau dari awal-awal dan kita juga membuka posko layanan khusus”.