0 menit baca 0 %

Hari Kedua OMI, Kontingen Pelalawan Utus 9 Peserta Berlaga di MA Darul Hikmah Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag) Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025 telah memasuki hari kedua pelaksanaan. Jumat (3/10/2025) sebanyak sembilan peserta dari kontingen Kabupaten Pelalawan kembali berlaga dalam sejumlah cabang kompetisi OMI yang digelar di Madrasah Aliyah (MA) Darul Hikmah Pekanbaru. Pe...

Pekanbaru (Kemenag) — Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025 telah memasuki hari kedua pelaksanaan. Jumat (3/10/2025) sebanyak sembilan peserta dari kontingen Kabupaten Pelalawan kembali berlaga dalam sejumlah cabang kompetisi OMI yang digelar di Madrasah Aliyah (MA) Darul Hikmah Pekanbaru. Pelaksanaan kompetisi di hari kedua ini masih berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Beberapa mata lomba yang diikuti oleh peserta Pelalawan antara lain Matematika, Sains, dll. Sejak pagi, seluruh peserta tampak antusias dan tertib mengikuti proses teknis yang diarahkan oleh panitia. Meskipun atmosfer lomba terasa cukup menegangkan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta yang telah mempersiapkan diri selama berminggu-minggu.


Menariknya, pada malam sebelum pelaksanaan lomba hari kedua, Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Abdul Wahid berkesempatan hadir dan memberikan motivasi secara langsung kepada para peserta. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat juang, disiplin, dan sikap percaya diri dalam mengikuti setiap tahapan lomba. “Anak-anak harus yakin dengan kemampuan diri sendiri. Jangan takut kalah, karena yang paling penting adalah bagaimana kita berusaha maksimal dan membawa semangat madrasah dalam setiap langkah. Terus berdoa, berusaha, dan bertanding dengan jujur serta sportif,” ujar beliau dengan penuh semangat.

Sebagai bentuk penguatan spiritual dan kebersamaan, pagi harinya seluruh kontingen Pelalawan mengadakan doa bersama dan sarapan bersama sebelum berangkat menuju lokasi lomba. Doa dipimpin langsung oleh salah satu guru pembina, memohon berharap kelancaran kontingen Pelalawan sehingga dapat mengharumkan nama daerah dan menunjukkan kualitas pendidikan madrasah yang unggul dan kompetitif. 

Dukungan dan pendampingan yang terus mengalir dari Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan menjadi semangat tambahan bagi para peserta. Syafwan sebagai Kakan Kemenag Pelalawan menyebutkan bahwa Kemenag senantiasa hadir dan mendampingi setiap proses pengembangan siswa madrasah, termasuk dalam ajang kompetisi seperti OMI. "Kami sangat bangga atas semangat yang ditunjukkan anak-anak serta kerja keras para guru. Apapun hasilnya nanti, mereka adalah duta-duta terbaik madrasah dari Pelalawan. Semoga membawa hasil yang membanggakan," tambah Syafwan. Menurutnya, prestasi adalah buah dari sinergi antara siswa, guru, pembina, madrasah, dan keluarga besar Kemenag. 

Hal senada juga disampaikan oleh para kepala madrasah yang turut hadir langsung di lokasi lomba. Mereka mengapresiasi kegigihan siswa dan komitmen para pembina yang selama ini telah bekerja keras dalam mempersiapkan peserta. Dukungan moril dan kehadiran langsung di tengah peserta menjadi wujud nyata perhatian dan kepedulian pihak sekolah terhadap anak didiknya.

Lebih dari sekadar perlombaan, OMI menjadi panggung pembelajaran bagi para siswa madrasah untuk mengasah ilmu, memperkuat karakter, dan membangun semangat kebersamaan. Ajang ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi juga tentang bagaimana proses pembinaan, pembelajaran, serta nilai-nilai kejujuran dan sportivitas ditanamkan sejak dini kepada generasi muda madrasah.(dbs)