0 menit baca 0 %

Hari Kedua OMI Tingkat MI, Kehadiran Peserta Capai 100 Persen

Ringkasan: Kuansing (Kemenag), Rabu, 10 September 2025 Pelaksanaan hari kedua Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) di MAN 1 Kuantan Singingi berjalan lancar. Proktor OMI, Satriadi Sucita, Ridha Radhia dan Dahlia, bersama tim proktor di lokasi terus memantau jalannya kegiatan yang...

Kuansing (Kemenag), Rabu, 10 September 2025 — Pelaksanaan hari kedua Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) di MAN 1 Kuantan Singingi berjalan lancar. Proktor OMI, Satriadi Sucita, Ridha Radhia dan Dahlia, bersama tim proktor di lokasi terus memantau jalannya kegiatan yang digelar selama tiga hari, dari 9 hingga 11 September 2025.

Kegiatan hari kedua menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Pada sesi pertama, seluruh 26 siswa yang terdaftar hadir mengikuti ujian. Begitu pula di sesi kedua, seluruh 25 siswa hadir tepat waktu dan mengikuti kegiatan hingga selesai. Ini berarti tingkat kehadiran peserta OMI tingkat MI mencapai 100 persen.

Tingginya antusiasme ini tidak terlepas dari peran aktif para guru pendamping di madrasah masing-masing serta motivasi pribadi dari para siswa untuk berprestasi. Mereka bertekad menjadi juara di tingkat kabupaten dan mewakili Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat Provinsi Riau, yang akan dilaksanakan di Pekanbaru pada 2–3 Oktober 2025 mendatang.

Salah satu peserta, Dzakira Talita Zahra dari MI Al-Khoiriyah Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir, menunjukkan semangat luar biasa dalam mengikuti lomba mata pelajaran IPAS. Seusai menyelesaikan soal-soal, raut wajahnya tampak gembira.

“Mudah-mudahan saya bisa menjadi juara 1 IPAS tingkat kabupaten, dan menjadi utusan Kuansing ke tingkat provinsi bahkan nasional,” tutur Zahra penuh harap.

Sesuai Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4657 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2025, pada Bab IV disebutkan bahwa pelaksanaan OMI tingkat provinsi akan diikuti oleh 3 (tiga) murid terbaik hasil seleksi tingkat kabupaten/kota untuk masing-masing bidang studi. ( JR )