Dumai (Kemenag) – Memasuki hari
ketujuh kegiatan Pesantren Ramadhan di MAN 1 Kota Dumai pada hari Jumat (14/03/2025),
Penyuluh Agama Islam Dumai Selatan kembali mengisi tausiyah Ramadhan di masjid Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai.
Kegiatan hari ketujuh ini
merupakan pesantren Ramadhan terakhir bagi siswa kelas X. Sekaligus hari
terakhir mereka tadarus berjamaah. Setelah sholat dhuha, seluruh siswa
berkumpul membaca doa khatam Qur’an sembari menunggu tausiyah dimulai.
Dalam sambutannya, Nuriyah selaku
guru pembimbing hari ketujuh mengajak siswa untuk bersyukur atas kegiatan yang
telah sukses dilakukan bagi siswa kelas X. “Dengan Berakhirnya kegiatan ini, saya
berharap kita semua disini tetap melanjutkan kegiatan Pesantren Ramadhan ini dirumah
masing-masing seperti tadarus dan ibadah lainnya”, Harap Nuriyah.
Kemudian dilanjutkan dengan
tausiyah yang disampaikan oleh Denny Febriansyah Penyuluh Agama Islam Dumai
Selatan. Dalam tausiyahnya, Denny Febriansyah mengajak seluruh siswa
menundukkan kepala, bermuhasabah tentang kematian. Denny Febriansyah juga menjelaskan
secara rinci bagaimana kehidupan setelah kematian, mulai dari awal seseorang
meninggal hingga proses masuk surga atau neraka.
“Ada beberapa kejadian setelah
dunia kiamat, mulai dari Yaumul Ba'ats, Yaimul Hisab, Yaumul Mizan, Yaumul
Mahsyar, hingga melewati titian Sirat al-Mustaqim, sebelum diputuskan apakah
akan masuk surga atau neraka”, jelas Denny Febriansyah. (Widia/Ayu)