0 menit baca 0 %

Hari Pertama dan Kedua, UAMBN dan UAS Berjalan Lancar

Ringkasan: Pasir Pengarayan (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi Kepala Seksi Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Drs H Syahruddin MSy dan Pengawas Pendidikan Islam Hj Wirna Hasan, menyatakan bahwa hari pertama dan kedua UAMBN dan UAS Se Kabupaten Rokan...
Pasir Pengarayan (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi Kepala Seksi Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Drs H Syahruddin MSy dan Pengawas Pendidikan Islam Hj Wirna Hasan, menyatakan bahwa hari pertama dan kedua UAMBN dan UAS Se Kabupaten Rokan Hulu berjalan dengan lancer, tanpa ada hambatan sama sekali. Hal ini disampaikan Kakan Kemenag Rohul setelah melihat secara langsung pelaksanaan UAMBN dan UAS di MAN Pasir Pengarayan, MAS Raudhatussalam Pasagang Rambah dan MAS Khalid Bin Walid Pasir Pengarayan, Selasa (20/3/2012). Menurut Kakan Kemenag, UAMBN dan UAS untuk tingkat Madrasah Aliyah tahun ini diikuti sebanyak 285 orang siswa/i Madrasah Aliyah (MA) se Rohul, terdiri dari 124 laki laki dan 161 perempuan. Ujian dilaksanakan bertempat di madrasah masing-masing, Ujian akan berlangsung selama 3 hari yaitu 19 s/d 21 Maret 2012 dan diawasi oleh Pejabat dari Kemenag Rohul, para pengawas pendidikan agama dan para guru madrasah dengan sistem silang. Kakan Kemenag Rohul mengharapkan agar pelaksanaan ujian ini berjalan secara jujur dan bertanggungjawab sebab kejujuran adalah nilai utama yang harus ditanamkan dan melekat pada setiap anak didik dan pemangku pendidikan di semua jenjang pendidikan. Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa kejujuran adalah salah satu komponen karakter bangsa yang hilang, sehingga menyebabkan pondasi bangsa ini rapuh. Menurutnya, ketidak jujuran dipertontonkan oleh hampir semua pembuat keputusan di negeri ini, dengan tanpa rasa malu. Oleh karena itu, nilai kejujuran harus ditanamkan kepada seluruh masyarakat sejak dini, khususnya dimulai dari dunia pendidikan. Madrasah dan Pendidikan Agama Islam harus menjadi ujung tombak dan corong terdepan serta contoh teladan yang baik dalam kepeloporan di bidang kejujuran ini. Biarlah tak lulus, yang penting jujur. Apalah artinya lulus jikalau kelulusan itu didapat dari ketidak jujuran. Yang terbaik adalah jujur dan lulus, jelasnya. (ash)