Kampar ( Kemenag )--Hari pertama masuk santri di Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota, disambut dengan penuh semangat dan haru. Para santri baru tiba di pondok dengan antusiasme tinggi, disambut hangat oleh para ustadz dan ustadzah di gerbang pondok. Penyambutan ini merupakan sebuah tradisi yang penuh makna, simbol awal perjalanan mereka dalam menuntut ilmu dan membentuk karakter Islami. Rabu,9/4/2025
Setelah prosesi salam dan penyambutan, seluruh santri berkumpul di lapangan utama untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai dengan nasihat dan wejangan dari Pimpinan Pondok Pesantren, Buya Deni Aslem, S.E.I., M.E.I. Dalam kesempatan tersebut, Buya Deni mengangkat tema yang sangat relevan bagi para santri muda, yakni fenomena Duck Syndrome yang kerap dialami oleh generasi Zilenial dan Alpha. Beliau mengingatkan para santri tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, keikhlasan dalam belajar, serta perjuangan yang seringkali tidak terlihat di permukaan namun sangat berharga dalam pembentukan pribadi.
Kegiatan selanjutnya diisi dengan motivasi dari Kepala Madrasah Aliyah, Muhammad Padil, S.Pd., yang memberikan penekanan pada disiplin, niat yang lurus, dan kesungguhan dalam menjalani kehidupan sebagai santri. Padil menegaskan bahwa setiap langkah dalam kehidupan pesantren adalah bagian dari proses untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih tangguh, dan lebih siap menghadapi tantangan di dunia dan akhirat.
Momen ini menjadi langkah awal yang berarti bagi para santri, yang kini memulai perjalanan mereka di dunia pendidikan pondok pesantren. Mereka diharapkan untuk mengawali pembelajaran dengan penuh semangat, kesadaran diri, serta harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih dekat dengan Allah SWT.
Dokumentasi hari pertama ini menjadi bagian penting dalam mengabadikan momen bersejarah bagi para santri dan keluarga besar Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota, yang akan selalu dikenang sebagai awal dari perjalanan panjang menuju kesuksesan dunia dan akhirat. ( Fatmi/Cicy/Ags )