Indragiri Hulu, (Inmas). IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia) merupakan wadah peningkatan profesionalitas penyuluh lintas agama agar perannya lebih eksis baik sebagai agen perubahan maupun agen pembangunan. Organisasi IPARI bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyuluh agama. IPARI yang berdiri pada 26 Mei 2023 tidak hanya fokus pada kegiatan sosial keagamaan, tetapi juga pembangunan lingkungan sekitar sebagai bagian ekosistem manusia.
Peringatan Hari Lahir Ke 1 (satu) IPARI Tahun 2024 mengangkat tema “Rawat Bumi, Perkuat Moderasi”, yang dipusatkan di Hutan Mangrove, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Barat. Peringatan dirangkai dengan gerakan tanam sejuta pohon, zero plastic, serta literasi teologi lingkungan oleh Penyuluh Agama se-Indonesia. Selanjutnya, Kementerian Agama bersama IPARI) melaksanakan Gerakan Tanam Sejuta Pohon Secara Nasional di seluruh Provinsi di Indonesia sebagai bentuk aksi nyata dalam rangka menjaga dan merawat bumi.
Menindaklanjuti surat Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Nomor: B.668/DT.III.III/HM.01.2/05/2024, Tanggal: 22 Mei 2024, Hal: Surat Pemberitahuan Peringatan Harlah IPARI, maka pada hari Kamis 30 Mei 2024, Kepala KUA Kecamatan Rengat Amrizal, S.Ag., MH bersama Penghulu H. Said Masnur, MA serta Staf KUA, Nur Fitria ZH, S.Sos dan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rengat Sri Hastuti, A.Ma; Yuherlinda, S.Pd.AUD; dan Siti Nurma Kelana, S.Pd.I melaksanakan penanaman pohon Jambu tiga parian di lingkungan KUA Kecamatan Rengat.(tulang)