Harmaini : Pembinaan MTQ Harus Lebih Intensif
Ringkasan:
Dumai (Humas) - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan salah satu usaha dalam memelihara dan meningkatkan mutu seni baca Al-Quran serta kencintaan kaum muslim terhadap kitab sucinya. Riau salah satu Prov. Di Indonesia ikut serta mengambil peran dalam MTQ tingkat Nasional yang ke XXIV yang di adak...
Dumai (Humas) - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan salah satu usaha dalam memelihara dan meningkatkan mutu seni baca Al-Quran serta kencintaan kaum muslim terhadap kitab sucinya. Riau salah satu Prov. Di Indonesia ikut serta mengambil peran dalam MTQ tingkat Nasional yang ke XXIV yang di adakan di Ambon Maluku. Pada MTQ kali ini Riau meraih peringkat 8 dari 33 Prov. Apa yang harus dilakukan biar prestasi Riau lebih baik ?
Menurut Pak Har (Drs H harmaini) sapaan akrab karyawan dan karyawati Kemenag Kota Dumai saat di temui di ruang kerja kantor Kemenag Kota Dumai Jl. Tuanku Tambusai Bagan Besar Dumai. Menyatakan ada 3 hal yang harus dilakasanakan oleh masyarakat Riau umumnya dan penitia pelaksanaan MTQ tingkat prov Riau khususnya :
1.Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 31 di Bengkalis tingkat prov. Riau akan dilaksanakan akhir tahun ini. Panitia MTQ / Dewan Hakim sebagai penilai peserta MTQ harus lebih selektif lagi dalam menilai siapa yang terbaik. Proses penilai harus jauh dari pengaruh isme kedaerahan sehungga hasil yang diperoleh atau dicapai lebih maksimal
2.Pembinaan dan pelatihan peserta yang ada sekarang ini waktu sangat singkat. Kedepan agar waktu pembinaan dan pelatihan harus diperpanjang waktunya.
3.Perseta yang diikut sertakan dalam MTQ haruslah benar-benar warga Riau, sehingga pembinaan peserta dapat terus berkelanjutan dan terus-menerus. (harmi)