Siak (Inmas)
– Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Siak, Harman, S.Ag dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD)
"Revitalisasi KUA Menuju KUA yang Berintegritas, Berinovasi, Bersih dan
Melayani" yang diikuti 35 orang peserta yang terdiri dari Kepala KUA dan
Penyuluh Agama yang dilaksanakan di Hotel Grand Royal Siak menjelaskan bahwa Revitalisasi
Kantor Urusan Agama (KUA) menjadi salah satu program prioritas Kementerian
Agama Kemenag RI. Program ini sekaligus menjadi upaya Kemenag untuk menjadikan
KUA sebagai referensi layanan publik.
“Maka
menjadi keniscayaan jika ke depan, KUA juga menjadi referensi layanan publik
Kemenag. Oleh ssebab itu, mari kita bekerja sama mewujudkan dan mensukseskan
program revitalisasi KUA tersebut sehingga KUA benar-benar tangguh dan kuat,
KUA yang benar-benar bisa menjadi outlet layanan publik di Kemenag. KUA yang
benar-benar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. KUA yang benar-benar meneruskan
cita-cita para pendahulunya,” ujar Harman menyemangati.
Di hadapan
para peserta yang merupakan Kepala KUA dan Penyuluh di KUA, Harman
menyampaikan, bahwa mengurus KUA merupakan bagian merawat warisan ulama. Ini
tak lain, merujuk pada sejarah terbentuknya KUA di Indonesia. Harman
menjelaskan bahwa sejarah KUA diawali dengan lembaga kepenghuluan hingga
kemudian bertransformasi menjadi Kementerian Agama merupakan perjuangan dari
para ulama terdahulu. (Hd)