Siak (Kemenag) - Suasana semangat dan antusiasme terpancar dari pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Kabupaten Siak yang digelar di titik lokasi MTsN 3 Siak, (10/09/2025). Sejak pagi, peserta dari berbagai Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah Kabupaten Siak telah hadir dengan penuh kesiapan. Mereka mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan tertib, menunjukkan semangat kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran.
Sebagai titik lokasi resmi, MTsN 3 Siak menunjukkan kesiapan maksimal. Mulai dari ruang ujian, perangkat komputer, jaringan internet, hingga tim teknis dan panitia lokal, semuanya telah disiapkan dengan cermat. Kehadiran Fitna Eko Susilo, Help Desk OMI Kabupaten Siak, menjadi bukti komitmen panitia kabupaten dalam memastikan kelancaran kegiatan di lapangan.
Dalam wawancaranya, Fitna menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan di MTsN 3 Siak. “Kami melihat langsung bagaimana MTsN 3 Siak mampu menjadi tuan rumah yang baik. Semua berjalan sesuai SOP, peserta nyaman, dan panitia responsif. Ini adalah contoh sinergi yang patut diapresiasi dan bisa menjadi model bagi titik lokasi lainnya,” terangnya.
Kepala MTsN 3 Siak, Idris, menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada madrasahnya. “Kami merasa terhormat menjadi bagian dari pelaksanaan OMI tahun ini. Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun semangat belajar dan memperkuat jaringan antar madrasah. Kami berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi siswa kami sendiri,” ujarnya.
Sementara itu Waka Kurikulum MTsN 3 Siak, Abdullah, menekankan pentingnya suasana ujian yang mendukung kenyamanan siswa dalam melaksnakan kegiatan OMI. “OMI bukan sekadar ajang lomba, tapi juga refleksi dari kerja keras guru dan siswa. Kami pastikan semua peserta mendapatkan suasana yang kondusif dan mendukung performa terbaik mereka. Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap mutu pendidikan madrasah,” tegasnya.
Sementara itu, proktor utama di titik lokasi, Hendra Sidariasnyah, memastikan bahwa aspek teknis berjalan tanpa hambatan. “Alhamdulillah, seluruh perangkat berjalan stabil. Kami sudah melakukan simulasi dan backup sistem sebelumnya, sehingga tidak ada kendala berarti selama ujian berlangsung. Tim teknis kami juga siaga penuh,” ucapnya.
Kegiatan OMI di MTsN 3 Siak ditutup dengan rasa syukur dan optimisme. Semua pihak berharap bahwa hasil dari ajang ini tidak hanya mencerminkan kemampuan akademik peserta, tetapi juga memperkuat karakter, semangat kolaborasi, dan kebanggaan terhadap pendidikan madrasah. Dengan dukungan semua elemen, OMI menjadi lebih dari sekadar kompetisi tetapi akan menjadi ruang tumbuh bagi generasi unggul yang berakhlak mulia. (Abd/Hd)