0 menit baca 0 %

Herman, Penyuluh Agama Islam Tembilahan Hulu, Berperan Aktif di Festival Al-Barzanji Tingkat Kabupaten

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Herman, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Tembilahan Hulu, menunjukkan peran aktifnya dalam event wisata religi Festival Al-Barzanji yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, serta Kebudayaan (Disporabud) Kabupaten Indragiri Hilir.

Tembilahan (Kemenag) - Herman, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Tembilahan Hulu, menunjukkan peran aktifnya dalam event wisata religi Festival Al-Barzanji yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, serta Kebudayaan (Disporabud) Kabupaten Indragiri Hilir. Acara ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya dan pengembangan wisata religi di daerah tersebut, Kamis (3/7/2025).

Festival Al-Barzanji yang dilaksanakan pada tanggal 3 – 4 Juli 2025 ini secara resmi dibuka di Lapangan Gajah Mada Tembilahan. Pembukaan acara diwakili oleh Kepala Bidang Pariwisata Disporabud, Dessi Efrina. Dalam sambutannya, Dessi Efrina menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang diharapkan dapat meningkatkan syiar Islam.

"Event semacam ini tidak hanya melestarikan tradisi keagamaan, tetapi juga memperkaya khazanah pariwisata kita," ujar Dessi Efrina.

Dalam kesempatan tersebut, Herman, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tembilahan Hulu, juga diamanahkan sebagai salah satu dewan juri festival. Sebelum proses penjurian dimulai, Herman memberikan sambutan serta arahan mengenai kriteria dan tata cara penilaian kepada para peserta dan hadirin.

"Al-Barzanji adalah warisan budaya dan spiritual yang harus kita jaga dan kembangkan. Melalui festival ini, kita tidak hanya berkompetisi, tetapi juga berdakwah dan mempererat tali silaturahmi," jelas Herman dalam arahannya. Ia juga menekankan pentingnya kejujuran dan objektivitas dalam setiap penilaian.

Partisipasi Herman sebagai dewan juri menunjukkan peran strategis Penyuluh Agama Islam dalam mendukung kegiatan keagamaan dan kebudayaan di tengah masyarakat, sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mengembangkan wisata religi. (Ria)