0 menit baca 0 %

Hingga Batas Akhir, 5.100 JCH Riau yang Melunasi BPIH

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Hingga batas akhir pelunasa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1431 H/ 2010 M pada 6 September 2010 kemarin, sebanyak 5.100 Jemaah Calon Haji (JCH) Riau yang melunasi BPIH dari yang berhak melunasi sebanyak 5.153 JCH. Dari jumlah tersebut JCH yang berhak melunasi tapi membat...
Pekanbaru (Humas)- Hingga batas akhir pelunasa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1431 H/ 2010 M pada 6 September 2010 kemarin, sebanyak 5.100 Jemaah Calon Haji (JCH) Riau yang melunasi BPIH dari yang berhak melunasi sebanyak 5.153 JCH. Dari jumlah tersebut JCH yang berhak melunasi tapi membatalkan diri sebanyak 14 JCH dan sisanya sebanyak 39 orang menunda keberangkatan pada musim hati tahun depan. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Haji, Zakat dan Wakaf (Kabid Hazawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H A Jalaluddin, Selasa (8/9) diruang kerjanya terkait telah berakhirnya masa pelunasan BPIH tahap I dan II untuk musim haji tahun 2010. Jalaluddin menjelaskan, kuota JCH Riau tahun 1431 H/ 2010 M pada awalnya sebanyak 5.044 JCH termasuk 34 petugas TPHD/ TKHD. Namun kuota Riau tersebut mendapat tambahan sebanyak 109 JCH, sehingga total keseluruhan JCH Riau tahun 2010 yang berhak melunasi BPIH sebanyak 5.153 orang. "Pada pelunasan tahap awal 3- 30 Agustus 2010 JCH yang melakukan pelunasan PBIH sebanyak 4.721, dan pada tahap II yaitu 31 Agustus - 6 September 2010 JCH yang melakukan pelunasan BPIH nya sebanyak 379, jadi total CJH yang sudah melunasi BPIH sebanyak 5.100 orang," jelas Jalaluddin. Jalaluddin mengakui, tingkat pelunasan BPIH JCH Riau tahun 2010 hanya mencapai 99, 63 persen. Berdasarkan data terakhir dari Siskohat Riau, Kabupaten/ Kota yang melunasi BPIH nya 100 persen hanya beberapa daerah, seperti Bengkalis, Inhu, Pelalawan, Kuansing, Siak dan Rohul. Kondisi tersebut dipicu karena adanya JCH yang berhak melunasi membatalkan diri, mutasi maupun menunda keberangakatan. "Berdasarkan data di Siskohat, nomor porsi terakhir yang berhak melunasi BPIH yaitu 0400034167, dan JCH yang nomor porsinya mendekati nomor porsi terakhir pada tahun 2010 tersebut akan berangkat pada tahun 2011 mendatang," ungkapnya. (msd)