Bengkalis (Kemenag) - Sebagai narasumber dari Puskesmas Bengkalis, Hj. Emi Suryani menyampaikan materi bertema “Menjaga Kesehatan Reproduksi, Persiapan Pra Nikah hingga Pasca Nikah” di hadapan 15 pasang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan pada bulan Oktober 2025. Kesehatan reproduksi menjadi topik utama dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Angkatan ke-8 yang dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Bengkalis pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Dalam pemaparannya, Hj. Emi Suryani menjelaskan bahwa menjaga kesehatan reproduksi merupakan hal mendasar yang harus dipahami oleh setiap calon pengantin, baik laki-laki maupun perempuan. Ia menekankan bahwa kesiapan fisik dan mental menjadi kunci terbentuknya keluarga yang sehat dan harmonis.
“Kesehatan reproduksi bukan hanya urusan wanita, tetapi juga tanggung jawab bersama suami dan istri. Memahami tubuh sendiri, menjaga kebersihan, dan saling menghormati adalah bagian dari ibadah dalam rumah tangga,” ujarnya di sela-sela penyampaian materi.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum menikah sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko penyakit menular dan gangguan reproduksi. Menurutnya, calon pengantin perlu mengetahui kondisi kesehatan masing-masing agar dapat saling mendukung dalam membangun keluarga yang kuat secara fisik maupun emosional.
Kegiatan yang berlangsung di aula PLHUT Bengkalis tersebut berjalan interaktif. Para peserta antusias mengikuti sesi tanya jawab, terutama terkait persoalan kesehatan reproduksi, perencanaan kehamilan, dan kesiapan menjadi orang tua.
“Materi ini sangat bermanfaat. Banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami tentang pentingnya menjaga kesehatan sebelum dan setelah menikah,” ungkap salah satu peserta usai kegiatan.
Melalui kehadiran pemateri dari sektor kesehatan ini, KUA Kecamatan Bengkalis berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara spiritual dan emosional, tetapi juga memiliki kesadaran penuh akan pentingnya kesehatan sebagai pondasi keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. (Eg)