0 menit baca 0 %

Hj.Siti Akhiriah, S. Pd Silaturahmi BKMT: Menguatkan Tali Persaudaraan Umat

Ringkasan: Kamenag (Kuansing)- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi  melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir terus mendorong penguatan ukhuwah dan pembinaan keagamaan masyarakat melalui kegiatan BKMT.Salah satu kegiatan rutin tersebut kembali digelar pada hari ini di Masjid A...

Kamenag (Kuansing)- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi  melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir terus mendorong penguatan ukhuwah dan pembinaan keagamaan masyarakat melalui kegiatan BKMT.

Salah satu kegiatan rutin tersebut kembali digelar pada hari ini di Masjid Al-Muqarrabin, Desa Tanjung Pauh, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang mengangkat tema "Silaturahmi BKMT: Menguatkan Tali Persaudaraan Umat" ini disambut antusias oleh para jemaah, terlihat dari penuhnya ruang masjid oleh masyarakat yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Hj. Siti Akhiriah, S.Pd, Pegawai KUA Singingi Hilir sekaligus Sekretaris BKMT tingkat kecamatan. Ia kembali turun langsung ke lapangan dan berbaur bersama masyarakat, memberikan semangat dan motivasi dalam menjalin silaturahmi antar jemaah. Dalam sambutannya, Hj. Siti Akhiriah menyampaikan bahwa kegiatan BKMT ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan satu kali dalam sebulan di berbagai desa di wilayah Kecamatan Singingi Hilir.

Sebagai bentuk dukungan, Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan aktif pegawai dalam kegiatan keagamaan seperti BKMT. "Ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat, khususnya kaum ibu yang sangat membutuhkan siraman rohani," ungkapnya.

Acara juga menghadirkan penceramah Habib Habil, S.Sos, M.Si yang menyampaikan tausiyah bertema ukhuwah dan pentingnya mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama. Tausiyah tersebut disimak dengan penuh khidmat oleh para jemaah yang hadir.

Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana memperkuat hubungan antar warga, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta mempererat kolaborasi antara Kemenag, KUA, dan masyarakat desa dalam membangun kehidupan spiritual yang lebih baik.(MB)

catatan Imus

1. Unsur 5w, when dan where perlu di perjelas