0 menit baca 0 %

Hujan Deras, Kajian Subuh Jum'at Tetap Dilaksanakan

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pangean Abandri laksanakan kajian rutin subuh jum'at. Jum'at, 14 Februari 2025. Kegiatan rutin dilaksanakan setiap shubuh jum'at, dan Jum'at Shubuh kali ini sudah pekan yang ke 142.Kegiatan dilaksanakan di Masjid Nur Hidayah Desa Pauh Angit, para j...

Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pangean Abandri laksanakan kajian rutin subuh jum'at. Jum'at, 14 Februari 2025. Kegiatan rutin dilaksanakan setiap shubuh jum'at, dan Jum'at Shubuh kali ini sudah pekan yang ke 142.

Kegiatan dilaksanakan di Masjid Nur Hidayah Desa Pauh Angit, para jamaah dan Remaja Masjid Nur Hidayah sangat antusias dalam mengikuti kajian tersebut yang selalu rutin dilaksanakan setiap pekannya.

Kegiatan Ini menjadi program utama untuk meningkatkan semangat jama'ah untuk shalat shubuh berjamaah di Masjid dan memberikan didikan di waktu subuh. 

Untuk setiap shubuh jum'at setelah kajian selesai disediakan sarapan gratis untuk jama'ah yang hadir dengan berbagai menu setiap pekannya. Abandri yang juga selaku ketua Masjid Nur Hidayah Desa Pauh melaksanakan penggalangan dana mencari donatur untuk pengadaan dana sarapan untuk setiap shubuh jum'at.

Jum'at shubuh kali ini hujan turun dengan deras, namun kajian shubuh jum'at tetap dilaksanakan. 

"Alhamdulillah kajian tetap terlaksana, walaupun diguyur hujan deras, namun semangatnya jamaah tetap ada. Jumlah kehadiran jama'ah cukup turun dikarenakan hujan, yang biasanya hadir 100 lebih, kali ini hanya 25 orang yang hadir, jamaah yang hadir subuh ini menggunakan payung dan mantel". Terang Abandri. 


Pemberi tausiyah adalah Ustadz Thudeppriagus, Pada kesempatan subuh kali ini menyampaikan beberapa nasehat penting diantaranya :


1. Semangat mengikuti kajian seperti ini patut kita jaga, semoga jama'ah masjid Nur Hidayah menjadi contoh oleh jama'ah masjid yang ada di Kecamatan Pangean. 

2. Terkait dengan persiapan ibadah di Ramadhan tahun ini mari kita persiapan fisik dan mental kita. 

3. Mari kita perbaiki hubungan kita dengan Allah dan kita sesama manusia. 


"Mari kita tanamkan dalam hati kita untuk persiapan melaksanakan ibadah pada bulan Ramadhan yang akan datang". Ajak ustadz Thudeppriagus. 


" Semoga pada kajian subuh pekan berikutnya tidak lagi diguyur hujan". Harap Abandri.