0 menit baca 0 %

HUT ke-80 RI di Kantor Kemenag Meranti, Hidangan Lokal Jadi Sajian Istimewa

Ringkasan: Meranti(Kemenag)- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti tahun ini memiliki nuansa berbeda. Jika biasanya suguhan berupa hidangan umum, kali ini panitia menghadirkan santapan khas dari hasil kekayaan alam lokal s...

Meranti(Kemenag)- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti tahun ini memiliki nuansa berbeda. Jika biasanya suguhan berupa hidangan umum, kali ini panitia menghadirkan santapan khas dari hasil kekayaan alam lokal sebagai menu kebersamaan.

Aneka makanan tradisional seperti ubi kayu, ubi jalar, jagung, dan pisang tersaji untuk dinikmati bersama usai rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan. Sajian sederhana namun penuh makna ini mencerminkan kearifan lokal sekaligus menjadi simbol rasa syukur atas anugerah alam yang dimiliki Kepulauan Meranti.

Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, Sulman, menegaskan bahwa konsep tersebut sengaja diangkat agar perayaan kemerdekaan tidak hanya meriah, tetapi juga sarat nilai kebersamaan.

"Hidangan lokal ini kita hadirkan agar kita semakin dekat dengan akar budaya dan kearifan lokal. Kesederhanaan yang tercermin dari ubi, jagung, dan pisang adalah simbol persatuan serta rasa syukur atas kemerdekaan yang kita nikmati hari ini,” ungkap Sulman.

Suguhan ini disambut antusias oleh seluruh peserta, mulai dari ASN, guru madrasah, siswa, hingga para tamu undangan. Nuansa keakraban semakin terasa ketika semua menikmati makanan tradisional tersebut bersama-sama.

Dengan menghadirkan hasil bumi lokal sebagai sajian, perayaan HUT ke-80 RI di Kemenag Kepulauan Meranti bukan hanya menjadi momen kebangsaan, tetapi juga wujud nyata pelestarian tradisi dan penghormatan terhadap kekayaan alam daerah. (T)