Kemenag ( Kuansing ) Dalam upaya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di kalangan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik, Ibu Suhailis S.Ag bersama Ibu Nurdahlenni Harahap S.Ag mengadakan kegiatan pembinaan dan bimbingan mengaji secara rutin di Masjid Saadah Pasar Lubuk Jambi. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis, mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WIB.
Program pembinaan ini merupakan bagian dari misi penyuluh agama untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an dan meningkatkan pemahaman tajwid di tengah masyarakat. Menurut Ibu Suhailis S.Ag, kegiatan ini tidak hanya fokus pada kelancaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga pada pembenahan makhraj huruf, panjang pendek bacaan (mad), serta pengenalan tanda-tanda waqaf dan ibtida’. “Kami ingin memastikan setiap ibu-ibu yang mengikuti kegiatan ini benar-benar memahami cara membaca Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah ilmu tajwid,” ujarnya.
Setiap pertemuan dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an secara bergantian. Para peserta kemudian diberikan bimbingan langsung oleh penyuluh untuk memperbaiki kesalahan bacaan. Tidak jarang, pembimbing memberikan penjelasan rinci tentang hukum bacaan tertentu, seperti idgham, ikhfa, dan iqlab, sehingga peserta dapat mengingat dan mempraktikkannya dalam bacaan sehari-hari.
Ibu Suhailis. S. Ag dan Nurdahlenni Harahap S.Ag. menjelaskan bahwa pembinaan ini mendapat sambutan positif dari para jemaah. Banyak dari mereka yang awalnya ragu untuk mengaji karena merasa sudah tua, kini justru semakin semangat dan tidak mau ketinggalan pertemuan. “Alhamdulillah, kami senang sekali melihat antusiasme ibu-ibu. Ada yang dulunya hanya bisa membaca sedikit demi sedikit, kini sudah lancar satu halaman penuh tanpa salah,” ujarnya.
Selain meningkatkan kemampuan membaca, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar jemaah. Di sela-sela bimbingan, para peserta sering berbagi cerita, saling memberi motivasi, dan mendoakan satu sama lain. Hal ini membuat suasana pembelajaran semakin hangat dan penuh kekompakan.
Kegiatan pembinaan dan bimbingan mengaji di Masjid Saadah Pasar Lubuk Jambi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar Al-Qur’an tidak mengenal usia. Selama ada niat dan kemauan, siapa pun dapat memperbaiki bacaan dan menambah ilmu agama demi meraih keberkahan hidup.(SL)