Kuansing ( Inmas) Selasa ( 09/03/2021)Kuliah Tujuh menit ( Kultum) dari Santri Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan, Kuantan Singingi Ihsan Saputra Kelas XI IPS
Kultum yang disampaikan oleh Ihsan Saputra berjudul tentang 4 Pertanyaan di Hari Kiamat.
Dalam kultumnya ia menyampaikan terkait dengan Sabda Rasulullah SAW, yang di Riwayat kan oleh Imam At-Tirmidzi No. 2417 sebagaimana berikut ini:
"Tidak akan bergeser kaki seseorang hamba pada hari kiamat nanti sampai ditanya 4 perkara ini : Umurnya, untuk apa dia habiskan; Ilmunya sejauhmana dia amalkan; Hartanya dari mana dan digunakan untuk apa; serta tubuhnya untuk apa dia manfaatkan. (Hadist Riwayat At-Tirmidzi No.2417).
1. Umur
Ini adalah pertanyaan pertama yang akan diajukan Allah SWT kepada setiap mahluknya. Umur adalah waktu yang diberikan Allah kepada kita untuk hidup di dunia ini. Setiap orang memiliki umurnya masing-masing sesuai ketetapan Allah. Bukan soal panjang pendeknya umur, melainkan untuk apa umur itu digunakan. Itulah yang bakal ditanyakan di Padang Mahsyar. Jika digunakan untuk berbuat kebaikan, makan akan beruntung. Dan jika digunakan untuk berbuat keburukan, maka akan merugi.
2. Ilmu
Allah SWT telah memerintahkan kepada kita untuk menuntut ilmu. Menuntut ilmu hukumnya wajib. Untuk mendapatkan ilmu bisa dengan belajar kepada guru, mengikuti majelis taklim, membaca buku, mendengarkan khutbah, ceramah agama dan lainnya. Sehingga kita mengetahui perintah-perintah dan larangan-larangan agama.
3. Harta
Saat di Padang Mahsyar, kita akan ditanya tentang semua harta yang kita miliki. Darimana harta diperoleh dan untuk apa digunakan. Dua pertanyaan itu tidak sederhana, maka mulai sekarang, renungkanlah dan periksalah harta-harta kita kemudian bersihkan dari penghasilan yang haram. Pastikanlah harta yang ada di tangan adalah harta yang halal sebelum ditanya di hadapan Allah kelak.
4. Tubuhnya
Tubuh adalah nikmat besar yang wajib disyukuri oleh setiap hamba. Oleh karena itu, akan ditanyakan badan ini untuk apa digunakan. Apakah digunakan untuk menjalankan ketaatan atau berbuat kemaksiatan? Apakah dilelahkan dengan urusan dunia saja? Maka bersiap-siaplah menjawab pertanyan-pertanyaan tersebut.
Dari paparan Hadits diatas dapat kita petik hikmahnya, bahwasannya apapun yang kita miliki, dan apapun yang kita pakai semuanya akan dipertanggung jawabkan satu persatu, untuk itu mari kita berusaha dengan sekuat tenaga menggunakan apa yang kita miliki untuk beramal di sisi Allah SWT. (Humas/Dhy MAD)