0 menit baca 0 %

Ikhtiar Spiritual, KUA Kuala Kampar dan Langgam Doakan Negeri Agar Tetap Damai

Ringkasan: Pelalawan   Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuala Kampar dan Kecamatan Langgam menggelar kegiatan doa bersama serta istighosah sebagai wujud kepedulian dan ikhtiar spiritual bagi keselamatan bangsa. Kegiatan ini diselenggarakan serentak pada Senin (1/9/2025) di masing-masing wilayah kerja, meli...

Pelalawan  – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuala Kampar dan Kecamatan Langgam menggelar kegiatan doa bersama serta istighosah sebagai wujud kepedulian dan ikhtiar spiritual bagi keselamatan bangsa. Kegiatan ini diselenggarakan serentak pada Senin (1/9/2025) di masing-masing wilayah kerja, melibatkan penghulu, penyuluh, pegawai KUA, serta organisasi keagamaan setempat.


Kegiatan doa bersama di kecamatan Kuala Kampar berlangsung pada pukul 09.15 WIB dan bertempat di Aula/Balai Nikah KUA Kuala Kampar. Seluruh pegawai dan staf hadir dalam suasana khusyuk. Acara diawali dengan sambutan pimpinan doa yang menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama di saat bangsa menghadapi ujian. Setelah itu, doa bersama dipanjatkan dengan penuh harap agar negeri ini diberi petunjuk, taufik, hidayah, serta perlindungan. Doa khusus juga ditujukan bagi masyarakat yang sedang menyalurkan aspirasi dalam bentuk aksi agar tetap berlangsung secara damai dan tidak menimbulkan perpecahan.


Sementara itu, pada siang harinya pukul 13.30 WIB, KUA Kecamatan Langgam juga melaksanakan Istighosah untuk Negeri di Musholla Almukarromah. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Langgam, Zamhasri, yang turut didampingi Penghulu Endrizal, penyuluh, serta pegawai KUA lainnya. Kehadiran organisasi keagamaan seperti Muslimat NU dan BKMT Kecamatan Langgam semakin menambah kebersamaan dalam kegiatan tersebut.


Rangkaian istighosah dimulai dengan pembukaan, kemudian sambutan Kepala KUA Langgam yang menegaskan peran penting doa sebagai kekuatan batin umat. Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Muslimat NU yang mengajak jamaah untuk terus menjaga persatuan di tengah kondisi bangsa yang penuh dinamika. Setelah itu, jamaah bersama-sama melantunkan wirid, sholawat, dan doa dipimpin Ustaz Fathulhuda. Suasana semakin khidmat saat doa-doa munajat dipanjatkan agar negeri Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan senantiasa mendapat keberkahan.


Acara diakhiri dengan tausiah singkat oleh Penyuluh Agama Islam, Yayan Hariyadi, yang menyampaikan pesan pentingnya menjaga ukhuwah, menghindari provokasi, serta memperbanyak doa agar ketenangan kembali hadir di tengah masyarakat. Dalam kesempatan itu, Kepala KUA Langgam Zamhasri juga menyampaikan harapannya. “Damailah negeriku. Dengan adanya istighosah dan doa bersama ini, semoga Allah SWT memberikan ketenangan dalam kekacauan, meredakan permasalahan, dan menunjukkan jalan keluar bagi bangsa kita,” ujarnya.

KUA Kuala Kampar dan KUA Langgam menunjukkan bahwa selain melaksanakan tugas pelayanan keagamaan, mereka juga berperan aktif memberikan dukungan moral dan spiritual bagi masyarakat serta negara. Doa yang dipanjatkan menjadi bentuk kepedulian nyata agar Indonesia tetap terjaga dalam keberkahan dan kedamaian.(dbs)