Kampar (Kemenag) – Moderasi Beragama
merupakan salah satu ingredients penting yang telah dan tengah digaungkan Kementerian
Agama. Dalam suasana mayoritas berpenduduk muslim, sikap toleransi menjadi penting
untuk dibicarakan hari-hari ini.
PPPK Tahap 1 Tahun 2024 yang baru
dilantik beberapa waktu lalu, yang menyandang jabatan sebagai Penyuluh Agama
Kristen, ikut bergotong royong bersama dalam rangka persiapan pelaksanaan
qurban di Masjid Darul Ikhlas Kemenag Kampar. Adalah Edi Yen Piter Silaban,
Silvia Dame Wati Marbun, Juliana Purba, Fauluaro Laia, Risda Boru Samosir, dan
seorang Pelaksana di unit Kasubbag TU, Romsadi Tumangor, ikut mengayunkan sapu
membersihkan halaman, mencabut rerumputan di sekitaran Masjid Darul Ikhlas
Kemenag Kampar, dan lain-lain.
Gotong royong yang dilaksanakan pada
Rabu (4/6/2025) ini telah menjadi contoh betapa moderasi beragama itu lekat dan
baik. Sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, yakni pada poin
Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan, tindakan yang dilakukan oleh Penyuluh
Agama Kristen ataupun yang beragama non-muslim dalam ikut serta pada
event-event agama lain sangatlah menyentuh hati. Sehingga pegawai lain pun
menyambut hangat niat baik ini.
Moderasi beragama intinya ialah
menghargai keberagaman. Ini adalah upaya untuk memahami dan mengamalkan ajaran
agama secara adil dan seimbang, menjaga harkat dan martabat manusia, serta
mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Semoga toleransi ini terus terjaga di
Kemenag Kampar.
(Cicy/Fatmi/Agus)