Kegiatan yang dilaksanakan selama Dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengadopsi pendekatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa. Pelatihan ini berfokus pada penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi, yang memungkinkan guru untuk menyesuaikan metode pengajaran sesuai kemampuan, minat, dan gaya belajar siswa. Strategi ini selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan fleksibilitas dan personalisasi pendidikan. Materi pelatihan juga mengarahkan guru untuk mendorong kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna.
Menurut Sri Murni, pelatihan ini menjadi momentum penting bagi dirinya untuk terus berinovasi dalam proses pengajaran. "Saya merasa terbantu dengan pelatihan ini karena memberikan wawasan baru untuk mengoptimalkan pembelajaran matematika dan terus melakukan gaya pendidikan yang inovatif di MTsN 3 Siak guna meningkatkan hasil belajar siswa”, ungkapnya.
Selaku kepala Madrasah Ahmad Hilal juga berharap melauli kegiatan ini mampu menciptakan kualitas pendidikan yang lebih baik. “Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, diharapkan guru-guru madrasah, termasuk Sri Murni, dapat menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan, pelatihan seperti ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong terciptanya pendidikan yang berkualitas dan relevan di era modern. (humas MTsN 3 Siak/Ys/Fz)