Rokan Hulu (inmas) - Lima hari (27 April-01 Mei 2024) sudah siswa MAN 1 Rokan Hulu mengikuti kegiatan program intensif persiapan menjelang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Riau di Hotel New Siliwangi, Semarang. Banyak pengalaman berharga yang didapatkan oleh Ahmad Juliardi dan Ahadiatus Sholehah.
Ahmad Juliardi menyebutkan bahwa dari kegiatan ini ia mendapatkan banyak ilmu yg tidak diketahui sebelumnya. Pria yang biasa disapa Ardi ini juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan latihan untuk mengasah dan menguji seberapa jauh kemampuan yang dimiliki. Selama mengikuti kegiatan tersebut Ardi dan Sholehah mendapatkan banyak ilmu dari para dosen Universitas ternama di Indonesia.Â
Program ini juga menuntut para siswa untuk menegakkan kedisiplinan dan menghargai betapa pentingnya waktu.
Adapun kegiatan yang dilalui selama lima hari tersebut dimulai dengan bangun di waktu shubuh, dilanjutkan dengan sarapan dan masuk ke kelas olimpiade pada pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 21.00 WIB.
Di kelas, para peserta mempelajari materi-materi tentang Olimpiade dan prediksi soal-soal (OSN-P) yang akan diujikan nantinya. Para peserta juga mengerjakan serta membahas soal-soal olimpiade beberapa tahun belakangan, seperti soal OSN mulai dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2022.
Peserta juga dituntut untuk bisa mengerjakan soal yang diberikan, seperti soal pretest, analisis, evaluasi hingga simulasi soal OSN.
Bukan hanyan di siang hari, bahkan malam haripun dimaksimalkan untuk menghafal dan membahas materi serta mengerjakan soal yg diberikan oleh dosen pembimbing supaya kegiatan ini menjadi efektif dan mendapatkan hasil yang maksimal.
Menurut Ardi, kegiatan ini bukan hanya sekedar mencari ilmu untuk berkompetisi, namun juga sebagai ajang memperbanyak relasi. Siswa kelas XI IPS ini juga mengatakan "Selama di asrama, kami bertemu dan tinggal satu kamar dengan peserta dari seluruh provinsi yang ada di indonesia, seperti saya satu kamar dengan peserta yang berasal dari Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur dan lain-lain. Di sini kami belajar untuk menghargai antar sesama, toleransi umat beragama dan saling membantu jika ada yang susah", Ujar Ardi. (Ard/Hf)