Pinggir (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinggir kembali menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan IX yang berlangsung di Aula Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Pinggir pada Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala KUA Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, S.H., dengan penuh harapan agar para peserta dapat memetik manfaat nyata sebagai bekal memasuki kehidupan rumah tangga.
Dalam sambutannya, Kepala KUA menegaskan bahwa bimbingan perkawinan merupakan program strategis untuk mencetak keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Menurutnya, calon pengantin perlu dipersiapkan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi agama tetapi juga dari aspek kesehatan dan perencanaan keluarga.
"Bimbingan ini bukan hanya formalitas, tetapi sebuah investasi pengetahuan untuk membangun rumah tangga yang kokoh. Kami ingin para calon pengantin memiliki pemahaman tentang hak dan kewajiban suami istri, cara menyelesaikan konflik, hingga menjaga kesehatan reproduksi. Dengan begitu, keluarga yang dibangun akan lebih siap menghadapi dinamika kehidupan,” ungkap Hadi.
Dalam kesempatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Pinggir memberikan materi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan serta pengelolaan keuangan keluarga, strategi mempersiapkan keluarga sakinah, hingga penguatan aspek psikologis dan kemampuan mengelola dinamika rumah tangga. Materi-materi tersebut diharapkan dapat membekali calon pengantin agar lebih siap secara mental, spiritual, maupun finansial dalam membina rumah tangga.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan dokter dari Puskesmas Pinggir yang memberikan wawasan tentang kesehatan reproduksi, pola hidup sehat, serta pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak dini. Sementara itu, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Pinggir turut hadir menyampaikan pentingnya perencanaan keluarga, mengatur jarak kelahiran, serta peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadikan Bimwin Angkatan IX lebih kaya dan menyeluruh, karena tidak hanya menekankan aspek agama, tetapi juga kesehatan dan perencanaan keluarga.
Kegiatan kali ini diikuti oleh 15 pasang calon pengantin. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik saat mendengarkan materi maupun ketika berdiskusi langsung dengan para narasumber.
Banyak di antara peserta yang mengaku mendapatkan pengetahuan baru, terutama mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga dan cara menghadapi dinamika psikologi keluarga. “Bimbingan ini sangat bermanfaat. Kami jadi lebih paham bagaimana memulai rumah tangga dengan persiapan yang matang,” ungkap salah seorang peserta.
Melalui pelaksanaan Bimwin Angkatan IX ini, KUA Pinggir meneguhkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan generasi keluarga berkualitas, sehat, dan harmonis. Dengan sinergi lintas sektor, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pasangan-pasangan tangguh yang siap membangun keluarga berlandaskan nilai agama, kesehatan, dan perencanaan matang.
Sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan, seluruh peserta menerima sertifikat bimbingan perkawinan. Selain itu, Kepala KUA Kecamatan Pinggir menyampaikan apresiasi atas keseriusan para peserta.
"Sertifikat ini bukan hanya simbol telah mengikuti bimwin, tetapi juga pengingat bahwa ilmu yang diperoleh hendaknya benar-benar diamalkan dalam kehidupan rumah tangga. Semoga seluruh pasangan yang hadir dapat menjadi keluarga yang kuat, rukun, dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” tutup Hadi.
Dengan suasana penuh keakraban dan harapan, acara ditutup dengan doa bersama serta sesi foto para calon pengantin bersama penyelenggara dan narasumber.